Politik

Warga Pertanyakan Dugaan "Money Politic" Dr Somvir ke Bawaslu

Senin, 29 April 2019 | 14:20 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BULELENG.
Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Masyakarakat Buleleng, mendatangi kantor Bawaslu Buleleng, Senin siang. Mereka mempertanyakan kasus dugaan "money politic yang dilakukan oleh salah satu caleg partai Nasdem.

Pilihan Redaksi

 
Puluhan masyarakat yang berjumlah sekitar 40 orang mendatangi  kantor Bawaslu Buleleng sekitar pukul 11 siang. Kedatangan mereka disertai dengan yel - yel dan selebaran yang bertuliskan agar Bawaslu menindak dan menangkap oknum caleg yang diduga melakukan "money politic" sehari sebelum pencobolosan.
 
Setelah bernegosiasi dengan pihak bawaslu dan juga kepolisian, akhirnya perwakilan masyarakat dipersilakan masuk untuk bertemu Ketua dan komisoner Bawaslu Buleleng.
 
Setelah menyampaikan aspirasi di hadapan Bawaslu, akhirnya perwakilan masyarakat menyadari jika tuntutan yang disampaikan bukan merupakan ranah Bawaslu Buleleng.
 
"Tadi kita sudah sempat bertemu pihak bawaslu dan disampaikan itu bukan merupakan ranah bawaslu," ujar Made Nurai,  koordinator aksi ini.
 
Sementara Ketua Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana mengatakan, tuntutan puluhan masyarakat ini melenceng dari aturan. 
 
"Bawaslu tidak mempunyai kewenangan untuk mencari apalagi menangkap oknum yang diduga bermain "money politic atau politik uang," ujarnya.
 
Bawaslu Buleleng, jelasnya, akan melakukan pemanggilan terhadap saksi dalam hal ini Doktor Somvir yang disebut - sebut dalam klarifikasi terlapor dan beberapa saksi lainnya terkait dugaan politik uang dalam pemilu legislatif lalu.
 
"Hingga kini yang bersangkutan belum bisa kami klarifikasi, akan segera kami panggil," ujar Putu Sugi.[bbn/bul/psk]

Penulis : Kontributor Buleleng

Editor : Putra Setiawan


TAGS : Money Politic Bawaslu Buleleng



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV