Hukrim

Proses Mulai Sidang Kasus Dugaan Korupsi Yayasan Ma'ruf Dipertanyakan

Senin, 06 Mei 2019 | 16:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Kasus dugaan korupsi Yayasan Ma’ruf sebesar Rp.200 juta dengan tiga terdakwa, Muhamad Saifudin, Supeni Mayangsari alias Bu Jero dan H. Miftah Aulawi Noor. hingga kini belum masuk agenda di persidangan Pengadilan Negeri Denpasar.

Pilihan Redaksi

  • Polres Siagakan 82 Personel di Sidang Pleno KPU Klungkung
  • Kasipidum Kejari Denpasar Rencanakan Sidang Tilang di Pasar
  • 5 WN Bulgaria Komplotan "Skimming" Bobol Uang nasabah Rp788 Juta Mulai Sidang
  •  
    Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum)/Humas Kejaksaan Tinggi Bali (Kejati) Bali Edwin Ignatius Beslar saat ditanya soal kasus ini berdalih hanya akan memastikan untuk mengkroscek terlebih dahulu. Sementara itu, sumber jaksa di Kejati Bali mengatakan sejatinya kasus ini sudah harus disidangkan karena sudah dinyatakan P21 (lengkap).
     
    “Perkara yang dinyatakan sudah lengkap (P-21) dari kepolisian dan dilimpahkan ke kejaksaan harusnya segera disidangkan,” tegas sumber di kejaksaan ini, Senin (6/5).
     
    Ia pun menegaskan kejaksaan tidak bisa mengulur-ngulur waktu persidangan dan harus segera dilimpahkan ke pengadilan Tipikor. 
     

    Pilihan Redaksi

  • Gubernur Bali Minta Satpol PP, Satlinmas, Damkar, dan Pecalang Bersinergi
  • Suwirta Berharap RS Pratama di Nusa Penida Lulus Survey Akreditasi
  • Badung-BI Bali Teken MoU Pengembangan Klaster Ayam Pedaging
  • > Untuk diketahui, ketiga pelaku dugaan kasus ini ditangkap Satreskrim Polresta Denpasar dalam kasus dugaan korupsi dana hibah untuk kegiatan perjalanan ziarah ke Wali Songo dan pengadaan pakaian seragam pada APBD Perubahan TA 2016. 
     
    Setelah bantuan dana hibah cair sejak 30 Desember 2016 lalu, H Miftah Aulawi Noor tidak dapat mempertanggungjawabkannya, bahkan mengeluarkan nota dan kwitansi fiktif. 
     
    Sementara berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan Negara dari BPKP Perwakilan Bali menyatakan bahwa perbuatan tersangka telah mengakibatkan kerugian Keuangan Negara atau Daerah sebesar Rp200 juta.
     
    Namun setelah dilimpahkan penyidik Satreskrim Polresta Denpasar, Kamis (6/9/2018), kasus ini belum mulai proses persidangan. Selain tiga tersangka tidak ditahan dengan dalih kooperatif diperiksa, tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti, berkas tak kunjung dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor, Denpasar. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Kasus Korupsi Yayasan Belum Mulai Disidang



    News Lainnya :

    HUKRIM Selasa, 19 November 2019 | 17:35
    Lakalantas, Sarta Meninggal Dunia di Tempat
    Warga Banjar Babung, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Ketut Sarta (54) yang bekerja sebagai petani dit ...
    NEWS Selasa, 19 November 2019 | 17:00
    Status Petugas LKB Non PNS Kian Tidak jelas
    Status Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) makin hari makin tidak jelas, sehingga atas kondis ...
    INFORMASI Selasa, 19 November 2019 | 15:30
    Gianyar Kembali Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara Kabupaten Kota Sehat
    Kabupaten Gianyar kembali menerima penghargaan Swasti Saba Wistara Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasi ...


    Berita Lainnya

    AKADEMIKA Senin, 28 Oktober 2019 | 16:35
    Nusa Dua Fiesta 2019 jadi Ajang Pembuktian Skill Mahasiswa PIB
    Pesona Nusa Dua Fiesta 2019 yang digelar mulai tanggal 25-27 oktober 2019 di Pulau Peninsula, Nusa D ...
    NEWS Rabu, 06 November 2019 | 16:05
    Jelang Hari Pahlawan, Kapolres Klungkung Mohon Petuah ke Veteran
    Jelang peringatan Hari Pahlawan ke-74 yang akan berlangsung 10 November 2019 mendatang, Polres Klung ...
    HUKRIM Rabu, 06 November 2019 | 20:00
    Polisi Tangkap Pencuri Burung Murai Batu Senilai Rp10 Juta
    Tersangka Subari (25) ditangkap polisi di rumah kosnya di Jalan Pendidikan, Sidakarya Denpasar Selat ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV