Politik

2 Caleg PDIP Saling Klaim Suara di Rapat Pleno Hingga Bakar Bendera Partai

Selasa, 07 Mei 2019 | 07:01 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
  Rapat pleno KPU Tabanan sempat berlangsung “panas” ketika memasuki proses pencocokan dan penghitungan suara di tingkat kabupaten. Dua caleg PDI Perjuangan dari Dapil Tabanan satu (Tabanan-Kerambitan) saling klaim suara, yakni I Ketut Arsana Yasa (caleg nomor urut 2) dan Ni Made Rai Santini (caleg nomor urut 9).

Pilihan Redaksi

  • Bantah Sengaja Menggelembungkan Suara untuk PDIP, KPU Bali: Itu Kesalahan Penjumlahan
  • 2 Kader PDIP Klungkung Diprediksi Melenggang ke DPRD Provinsi
  • Kursi Dewan Badung Bakal Didominasi Caleg PDIP
  •  
    “Suasana sempat panas,” kata Ketua KPU Tabanan, I Putu Gede Weda Subawa, 6 Mei 2019.
     
    Weda menjelaskan, saat awal rapat pleno akan berjalan, komisioner KPU Tabanan  menerima surat dugaan terjadinya penggelembungan suara, hingga hal tersebut diklarifikasi saat rapat pleno.
     
    Setelah itu, ada permintaan dari Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tabanan, I Nyoman Arnawa untuk membuka kotak suara dan menghitung surat suara di dua TPS, yakni TPS 8 Desa Belumbang

    Pilihan Redaksi

  • PT WIKA Segera Survei Lokasi yang Cocok untuk Pabrik Perakitan Motor Listrik di Bali
  • Baliseering, Strategi Belanda Dari Politik Penaklukan ke Diplomasi
  • Gunung Agung Erupsi Dengan Amplitudo Maksimum 25 mm
  • dan TPS 8 Desa Penarukan, Kecamatan Kerambitan. “Akhirnya kami hitung ulang lagi,” ujarnya. 
     
    Setelah dihitung ulang, perbedaan suara antara I Ketut Arsana Yasa dan Ni Made Rai Santini berjumlah enam suara saja. Karena kalah jumlah suara, Rai Santini terpental dari perebutan kursi DPRD Tabanan.
     
    “Karena ada penghitungan ulang, tanda tangan pengesahan pleno di kabupaten baru dilakukan sekitar Senin (6 Mei 2019) pukul 05.00 wita,” ujarnya.
     
    Karena kecewa tidak lolos menuju DPRD Tabanan, relawan caleg Ni Made Rai Santini melakukan membakar bendera partainya dan mengecat hitam Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Banjar Bongan Gede.
     
    “Ini bentuk kekecewaan dan terjadi secara spontanitas,” kata pengurus ranting PDI Perjuangan Desa Bongan, I Nyoman Suparman. (bbn/tab/rob)

    Penulis : Kontributor Tabanan

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : TPS DPRD Tabanan PDI Perjuangan KPU Tabanan Dapil Tabanan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV