Ekbis

Target IPO Tahun Ini, Coco Group Incar Dana Rp400 M untuk Ekspansi Ritel

Sabtu, 11 Mei 2019 | 09:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Coco Group menargetkan tahun ini atau selambat-lambatnya tahun 2020 terdaftar sebagai emiten baru di bursa efek Indonesia. Dengan melepas 30% saham untuk penawaran umum perdana saham (IPO), Coco mengincar dana Rp300-400 miliar untuk ekspansi ritel.

Pilihan Redaksi

  • Coco Mart-Bali United Perpanjang Kerja Sama di Liga 1 Tahun Ini
  • Pacu Even Fashion di Bali untuk Bangkitkan Industri Garmen yang Booming di Era 80an
  • Bersaing dengan Ritel Modern, Koperasi Perlu SDM Mumpuni
  •  
    Pemilik (owner) Coco Group, I Nengah Natyanta mengatakan hingga saat ini persiapan untuk melengkapi persyaratan baik dari audit, legalitas, dan lainnya sudah mencapai 90%. Sehingga, kata dia, tahun ini atau paling lambat tahun depan sudah melantai di bursa.
     
    Penggunaan dana tersebut, lanjutnya, akan digunakan untuk ekspansi ritel sebanyak 10 supermarket yang ada di Bali. Baru kemudian setelah fokus garap pasar di Bali, Coco Group juga merambah ke luar daerah. "Di Bali peluang untuk menggarap pasar ritel masih cukup prospektif terutama di daerah-daerah selain Denpasar dan Badung, tapi juga Gianyar, Tabanan dan Klungkung,&quo

    Pilihan Redaksi

  • Bisnis Galeri Lukisan Lesu, Pemilik Mengeluh Omset Turun Drastis
  • Subak, Lembaga Otonom Yang Tak Kenal Batas Administratif
  • Gubernur Koster Tegaskan Penolakan Pembangunan Rest Area di Tol Bali Mandara
  • t; ungkapnya, di sela acara kerja sama kembali dengan Bali United, Jumat (10/5) di Badung.
     
    Ekspansi ke luar daerah rencananya akan melebarkan sayap ke wilayah Nusa Tenggara Barat dan Timur. Selain jaringan ritel, Coco juga menyiapkan pengembangan di bidang teknologi dengan fasilitas online shopping dan teknologi finansial.
       
    Upaya ekspansi melalui IPO ini, kata Natya, bertujuan untuk branding perusahaan agar lebih luas dikenal publik dan menuju pengelolaan perusahaan secara profesional. "Saya juga ingin membuktikan bahwa putra daerah Bali ada yang bisa IPO, karena selama ini perusahaan yang listing dari Bali hanya dimiliki orang Jakarta," sebutnya.
     
    Didirikan pada 2006, Coco Group saat ini telah memiliki lebih dari 110 outlet di Bali dan Lombok serta mempekerjakan lebih dari 2.000 karyawan. Coco Group mengklaim menjadi market leader di industri ritel di Bali dengan brand Coco Mart, Coco Express, Coco Supermarket dan Coco Grosir.  (bbn/rob)

    Penulis : I Komang Robby Patria

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Coco Group IPO Ekspansi Ritel



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV