News

3 Penyelenggara Pemilu Meninggal di Bali, Bawaslu Beri Santunan Rp36 Juta Per Orang

Senin, 13 Mei 2019 | 12:18 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Hingga saat ini tercatat 3 penyelenggara pemilu di Bali yang meninggal berdasarkan data Bawaslu Provinsi Bali.

Pilihan Redaksi

  • Warga Pertanyakan Dugaan "Money Politic" Dr Somvir ke Bawaslu
  • Bawaslu Tabanan Laporkan Ketua KPPS Perusak Surat Suara ke Polisi
  • Terkait Kecurangan Rekapitulasi Suara, Bawaslu Bali Minta Bukti
  •  
    Adapun nama-nama tersebut diantaranya Putu Sudiasa, yang menjabat sebagai Pengawas Pemuli Kelurahan dan Desa (PPKD) Desa Tampekan Banjar Dinas Margi, Kecamatan Banjar Buleleng, kedua I Nyoman Astawa sebagai pengawas TPS di Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, dan I Ged

    Pilihan Redaksi

  • Warung Nasi Be Genyol Buk Agus
  • Waspadai Virus Cacar Monyet Sebelum Memutuskan Pergi ke Singapura
  • Studio Motor Custom
  • e Artana selaku Panwaslucam Rendang, Karangasem.
     
    Anggota Bawaslu Bali. I Ketut Rudia mengatakan sebagai lembaga vertikal pihaknya sudah melaporkan hal tersebut ke Bawaslu RI. Tindak lanjutnya, kata dia Bawaslu RI merespon dengan mengalokasikan uang duka bagi masing-masing yang meninggal Rp36 Juta.
     
    Mengacu di Pemkot Surabaya, ia mengapresiasi langkah Walikota Surabaya Risma yang telah membantu keluarga korban penyelenggara pemilu (KPPS) yang meninggal. Hal ini menurutnya patut dicontoh selayaknya pemimpin daerah yang juga sebagai pembina politik yang peduli terhadap pahlawan demokrasi.
       
    "Ini soal kepekaan dan kepedulian pemerintah daerah saja. Bergugurannya penyelenggara pemilu telah menjadi isu nasional. Semoga bu Risma  sebagai Walikota Surabaya membantu bukan karena disurati, tetapi lebih kepada kepeduliannya memperhatikan masa depan keluarga korban yang ditinggalkan, begitulah kira-kira," ungkapnya. (bbn/rob)

    Penulis : I Komang Robby Patria

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Penyelenggara Pemilu Meninggal Bawaslu Santunan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV