Ritual "Fang Shen" di Hari Waisak: Ribuan Ikan Dilepas di Dermaga Pelabuhan Benoa

Minggu, 19 Mei 2019 | 14:55 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Perayaan hari Tri Suci Waisak 2563 BE, umat Budha yang tergabung dalam komunitas Flourishing Buddhist Center (FBC) Bali mengadakan upacara "Fang Shen" atau pelepasan satwa hidup berupa ribuan ikan di Dermaga Pelabuhan Benoa, Denpasar, Minggu (19/5).

Pilihan Redaksi

  • Polres Mataram Siagakan 10 Personel di Tiap Vihara pada Perayaan Waisak
  • Ajengan Selam Bentuk Penghargaan Umat Hindu Kepada Muslim di Bali
  • Penolakan Pembangunan Pura di Bekasi, FKUB Minta Umat Hindu Tidak Terprovokasi
  •  
    Ketua FBC, Anni Go mengatakan upacara ini dilakukan bertepatan di Hari Waisak agar pahala yang dilimpahkan berlipat ganda untuk melepas dari penderitaan makhluk hidup. Menurutnya, tujuan dari upacara Fang Shen ini adalah bisa melepaskan keterikatan manusia akan makhluk hidup lainnya sekaligus membebaskan mereka dari penderitaan.
     
    "Kita kumpulkan ikan kita beli dari restoran, pasar dan pengepul ini bukan untuk dikonsumsi, tetapi kita lepaskan untuk dikembalikan ke habitat asalnya, tujuannya agar semua makhluk hidup berbahagia," ujarnya.
     
     
    Ia menampik asumsi bahwa sebagian orang berpendapat jika telah melakukan Fan Shen lantas tidak boleh mengkonsumsi hewan yang dilepas. Seharusnya, kata dia yang perlu dipahami dari upacara ini adalah mengurangi penderitaan mereka karena selama ini telah mengkonsumsi makhluk hidup hewan di dunia.
     
    "Kami berharap masyarakat umum untuk ikut serta dalam kegiatan ini untuk memahami makna ritual pelepasan satwa agar membebasakan mereka pada penderitaan," ungkapnya.     
     
    Bagus Arya, Wakil Ketua FBC menambahkan upacara ini juga dimaknai sebagai pelestarian ekosistem. Untuk keseimbangan ekosistem, lanjutnya hewan yang dikonsumsi manusia juga harus dikembalikan ke alam. "Ada yang mengkonsumsi ada juga yang mengembalikan, agar ekosistem tetap terjaga," sebutnya.
     
    Dengan melepas satwa hidup ini juga diharapkan manusia dapat perla

    Pilihan Redaksi

  • Siswa SMPN 3 Denpasar Jelaskan Rompi Antipeluru dari Jerami Padi ke Jokowi
  • Seorang Pria Naiki Menara Masjid Coba Bunuh Diri
  • Polres Mataram Siagakan 10 Personel di Tiap Vihara pada Perayaan Waisak
  • han mengarah ke pola hidup vegetarian karena fenomena alam saat ini menunjukkan banyak hewan terjangkit virus yang membahayakan kehidupan manusia. Hal ini sebagai tanda agar manusia mengurangi konsumsi daging.  
     
    Sementara salah satu umat, Eddie Hansen menuturkan sederhananya pemaknaan Fang Shen adalah menyelamatkan nyawa makhluk yang dilakukan umat secara bersama-sama. Semakin banyak, lanjutnya semakin bagus. Ini dihaturkan dengan harapan di kehidupan mereka kelak bereinkarnasi menjadi makhluk yang lebih mulia. 
     
     
    Upacara Fang Shen yang diikuti sekitar puluhan umat Budha yang sebagaian besar berpakaian merah ini berlangsung dengan suka cita. Adapun hewan yang dilepas kali ini diantaranya ikan bandeng sebanyak 18.108 ekor, udang sebanyak 185 Kg, ikan kerapu sebanyak 129 kg (384 ekor) dan ikan kakap sebanyak 80 Kg (159 ekor). (bbn/rob)

    Penulis : I Komang Robby Patria

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Upacara Fang Shen Pelepasan Satwa Budha Waisak



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV