News

Mengangkat Derajat Arak Bali (7): Sempat Rutin Diekspor ke Jepang

Rabu, 22 Mei 2019 | 09:00 WITA

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
  Dalam perjalanannya, arak buatan pabrik di Bali sudah sempat dikirim ke mancanegara seperti negara Jepang. Namun sayang hal itu tidak bisa berlanjut hingga saat ini.

Pilihan Redaksi

  • Mengangkat Derajat Arak Bali (6): Sempat Terdampak Kasus "Arak Metanol"
  • Mengangkat Derajat Arak Bali (5): Brem Bali Sudah Pernah Diekspor ke Jerman
  • Mengangkat Derajat Arak Bali (4): Harus Konsisten Jaga Kualitas
  • Mengangkat Derajat Arak Bali (3): Pembuat Arak Rumahan Sebaiknya Jadi Pemasok Pabrikan
  •  
    "Arak Dewi Sri pernah kita ekspor ke Jepang, sekarang sudah tidak berlanjut karena importirnya sudah tua. Tadinya kita juga kirim brem Bali ke sana, tapi sekarang importirnya di Jepang sudah pensiun, tidak lanjutkan lagi kerjasama impor arak Bali ke Jepang," ujar pemilik pabrik arak dan juga brem Dewi Sri, Ida Bagus Rai Budarsa.
     
    Pria yang akrab dipanggil Gus Rai ini menjelaskan, pabriknya bisa membuat arak berkualitas karena menggunakan bahan baku dan proses produksi yang sudah standar.
     
    "Alat suling (destilasi) araknya kita gunakan yang bagus buatan Spanyol, dengan alat suling tersebut, arak yang dihasilkan kualitasnya jauh lebih bagus dibanding alat suling arak yang biasa-biasa saja, sementara bahan araknya dari beras yang sudah standar dan mudah kita dapatkan," ujarnya.

    Pilihan Redaksi

  • Mengangkat Derajat Arak Bali (2): Kedepan Bisa Dibuat Blended Arak atau Arak Gold
  • Mengangkat Derajat Arak Bali (1): Peluang Arak untuk Menjadi Spirit Ketujuh
  • Arak Bali Susah Go Internasional (4): Produksi dan Peredaran Terkendala Regulasi
  • Arak Bali Susah Go Internasional (3): Pembuat Arak Harus Duduk Bersama
  • v>  
    Selain arak dari bahan beras, pabrik arak Gus Rai di wilayah Sanur ini juga berencana membuat arak Bali dari bahan kelapa.
     
    "Ada rencana, kenapa kita tidak membuat arak kelapa untuk menjaga kualitas tuaknya, itu yang sedang jadi pemikiran, bagaimana agar caranya agar seragam (standar), kita sedang "trial" (ujicoba) sekarang untuk menjaga kualiatas tuak agar menghasilkan arak yang bagus, termasuk yang penting menjaga tuak agar bagus sehingga tidak cepat asam, lalu kita fermenntasi dan destilasi agar dapat arak dengan kualitas bagus,"paparnya.
     
    Gus Rai mengakui petani atau pembuat arak rumahan di Bali saat ini banyak namun masih susah mendapat "posisi" dalam bisnis minuman beralkohol di Bali. Untuk itu petani arak disarankan wajib selalu menjaga kualitas arak yang dibuatnya. 
     
    "Saat ini ada banyak petani arak Bali, tapi mereka masih susah dapat posisi. Untuk itu, tentunya kualitas arak yang dibuat harus selalu dijaga, harus baguslah kualitasnya, baru bisa "branding", kita komunikasikan arak ini bagus dengan ikut kompetisi di luar negeri agar punya "brand" sendiri dan pengakuan masyarakat. Jadi perlu persepsikan agar orang tahu bahawa arak (Bali) ini berkualitas dan aman dikonsumsi," tegasnya. [bbn/psk]

    Penulis : putu setiawan kondra

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Arak Bali Bali



    News Lainnya :

    POLITIK Selasa, 10 Desember 2019 | 10:55
    Setelah Kapolres, Giliran Dandim 1623/Karangasem Sambangi KPU Karangasem
    Setelah Kapolres Karangasem, kini giliran Dandim 1623/Karangasem, Letkol, Inf. Bima Santosa yang men ...
    NEWS Selasa, 10 Desember 2019 | 10:50
    Wabup Kembang Instruksikan Kades Rawat Pompa Air Hibah Pusat dari APBDes
    Wakil Bupati Kembang Hartawan meninjau dua buah pompa air sumur dalam di Banjar Pangkung Jajang, Des ...
    HUKRIM Selasa, 10 Desember 2019 | 08:55
    Buruh Bangunan Edarkan 7,5 Kilogram Ganja Kering di Kuta
    Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar berhasil mengungkap peredaran 7,5 kg ganja kering dengan ter ...


    Berita Lainnya

    INFORMASI Selasa, 26 November 2019 | 14:05
    Putri Koster Ajak Sosialisasi Wujudkan Bali Bebas Stunting
    Stunting telah menjadi salah satu isu nasional yang mendapat perhatian serius dari pemerintah. Stunt ...
    HUKRIM Jumat, 06 Desember 2019 | 15:05
    4 Pemuda Pembobol Villa di Sanur Dituntut 2 Tahun Penjara
    Komplotan pembobol salah satu villa di Sanur, masing-masing Danu Saputra (27), Aditya Ramadan alias ...
    INFORMASI Kamis, 14 November 2019 | 21:35
    Revolusi Industri 4.0, Pengembangan SDM Hadapi Tantangan Pelik
    Keluarga Alumni Gajah Mada (KAGAMA) menggelar Seminar Nasional Pra Munas putaran kelima. Seminar kal ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV