Hobi

Vokalis Band Punk Ditato di Kepala Saat Manggung di Bali Skinhead Jambore #5

Minggu, 16 Juni 2019 | 11:01 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Ada yang menarik dalam Bali Skinhead Jambore #5 yang diselenggarakan pada Minggu (16/6) hari ini, pada puncak acara akan ada penampilan seorang vokalis dari band Punk Reformasi beraksi di panggung sambil ditato bagian kepalanya.

Pilihan Redaksi

  • Puluhan Band Punk, Ska, Reggae Meriahkan Bali Skinhead Jambore #5
  • Duta Denpasar Tampilkan Tari Kipas dan Baris Tengklong Pada Pawai PKB ke-41
  • Bali Skinhead Jambore #5, Hilangkan Stigma Negatif Punk dan Tato
  •  
    "Kami membuat atraksi yang berbeda pada jambore kali ini, tantangannya kalau biasanya menato dalam studio yang sunyi, sekarang di panggung dengan hingar bingar musik, sekaligus vokalis musik punk dituntut agar tenang menyanyi sembari ditato," ungkap Unyil Hanafi, seniman tato yang tergabung di komunitas Indonesia Subculture Chapter Bali (ISCB). 
     
     
    Ketua panitia Bali Skinhead Jambore #5, Lalu Hendryawan (Sanglah Family Boot Bois) menuturkan jambore kali ini mengusung tema 'Sambung Rasa, Sambang Saudara'. Diharapkan melalui ajang jambore kelima ini selain menjadi ajang silaturahmi juga lebih menguatkan persaudaraan komunitas yang terakhir kali mengadakan Bali Jambore Skinhead #4 pada 10 tahun lalu tepatnya di 2009 dan dari jambore sebelumnya yang dihelat pada 2006, 2007, 2008. 
     

    Pilihan Redaksi

  • Ingin Operasi Ganti Kelamin, Apa Saja Risikonya?
  • Orang Tua Anak Difabel Mendapat Pelatihan Membuat Siomay
  • Komisi III DPRD Bali Dorong BUMN Gelontor Dana CSR Agar Pawai PKB Lebih Menggigit
  • "Jambore ini yang terakhir untuk Bali, namun kedepan kami tetap mengadakan kegiatan namun sifatnya lebih meluas ke skup nasional," ujarnya diamini oleh salah satu pendiri komunitas Bali Skinhead, I Ketut Adi Sutrisna (Centong).   
     
     
    Tidak hanya para komunitas Skinhead, ajang Jambore juga mengundang komunitas punk, ska dan sub kultur lainnya. Ada benang merah dari ketiga aliran tersebut, selain karena varian dari genre musik turunan, perbedaan dari ketiga jenis musik ternyata saling mengisi.      
     
    “Jambore terkhir ini sebagai ajang silaturahmi sambung rasa sambang saudara karena benteng terakhir kita adalah persaudaraan. Ini kegiatan positif untuk internal Skinhead dan masyarakat luas,” pungkas Eka Waves Presiden ISCB. (bbn/rob)

    Penulis : I Komang Robby Patria

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Bali Skinhead Jambore Tato Punk Ska



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV