News

Pelamar SMA Negeri Wajib Pilih Alternatif Sekolah Swasta

Sabtu, 22 Juni 2019 | 12:20 WITA

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Bagi para siswa yang melamar di SMA negeri, selain memilih dua sekolah negeri, mereka juga diwajibkan untuk memilih sekolah swasta.

Pilihan Redaksi

  • Revisi Permendikbud, Panitia PPDB Sebut Belum Terima Info Resmi
  • Pengamat Pendidikan Bali: Sistem Zonasi PPDB Bagus, Namun Perlu Dievaluasi
  • Kemendikbud Revisi Aturan PPDB Sistem Zonasi yang Dinilai Bermasalah
  • Disdikpora Denpasar Klarifikasi Informasi Adanya Cepat-Cepatan Mendaftar PPDB
  •  
    Hal itu penting karena akan menjadi alternatif apabila calon siswa tidak diterima di sekolah negeri. 
    <

    Pilihan Redaksi

  • Ombudsman Bali: Laporkan Pejabat Yang Paksakan Siswa "Titipan" di PPDB
  • Kadisdik Bali: Zonasi PPDB Untuk Hapus Kasta dalam Dunia Pendidikan
  • PPDB SMP 2019, Ribuan Orang Tua Antre dan Keluhkan Proses yang "Ribet"
  • div>  
    Ketentuan ini merupakan kebijakan dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali, untuk mendata minat siswa memilih sekolah swasta. Informasi tersebut akan diarahkan oleh petugas verifikasi ketika melakukan pendaftaran di sekolah negeri. 
     
    "Seandainya tidak dapat di negeri, mau memilih di sekolah swasta mana yang di zona tersebut. Itu tidak muncul di online, itu bahan kami di Disdik sebgaai bahan pemetaan ataupun pendataan, seberapa banyak minat seorang siswa yang tidak dapat negeri di suatu zona, dan memilih satu swasta yang ada di sana," jelas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, I Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, Rabu (19/6). 
     
    Kata wajib yang dimaksud dalam ketentuan itu, menurut Boy, adalah untuk kepentingan pendataan saja, yang akan menjadi data pembanding pemilihan suatu sekolah swasta pada tahun berikutnya. Sementara pendaftaran pada sekolah swasta dan SMK tidak diatur dengan zonasi. 
     
    Dinas Pendidikan Provinsi Bali juga telah melakukan pemetaan sejak Januari lalu. Untuk daya tampung SMA/SMK negeri dan swasta diprediksi sebanyak 76.395 siswa. Sedangkan jumlah tamatan SMP di tahun 2019 sebanyak 65.081. Jika semua tamatan SMP nantinya melanjutkan ke SMA/SMK, berarti masih ada sisa kursi sebanyak 11.314. [bbn/rls/psk]

    Penulis : putu setiawan kondra

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Ppdb Sma Bali



    News Lainnya :

    HUKRIM Senin, 14 Oktober 2019 | 18:15
    Jaksa Beberkan Peran 3 Pegawai Air Asia Selundupkan Benih Lobster Senilai Rp2 M
    Tergiur dengan uang Rp20 juta untuk dapat meloloskan penyelundupan benih lobster ke Singapura dari B ...
    INFORMASI Senin, 14 Oktober 2019 | 18:05
    Melalui BUMDesa Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Desa
    Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor), Badan Usaha Milik Des ...
    INFORMASI Senin, 14 Oktober 2019 | 17:55
    Warga Banjar Muding Kelod I Gusti Putu Wira Didiksa Menjadi Sulinggih
    Bertepatan dengan Purnama Kapat, Redite Umanis Menail, Minggu (13/10) I Gusti Putu Wira (61) dengan ...


    Berita Lainnya

    HUKRIM Jumat, 04 Oktober 2019 | 20:45
    Polresta Selidiki Kasus Pengeroyokan Wakil Bendesa Adat Banjar Wangaya Kelod
    Beritabali.com, Denpasar. Wakil Bendesa Adat di Banjar Wangaya Kelod, Denpasar Barat, Bagus Kertha N ...
    START UP Jumat, 27 September 2019 | 13:00
    Facebook Hilangkan Jumlah Like Hari Ini
    Beritabali.com, Jakarta. Awal bulan ini, Facebook dikabarkan bakal mulai melakukan uji coba mengh ...
    HUKRIM Kamis, 19 September 2019 | 20:10
    Lakalantas, Pemotor Tewas Usai Tabrak Truk di Gatsu Barat
    Beritabali.com, Denpasar. Kecelakaan lalu lintas terjadi traficlight perempatan Jalan Gatot Subroto ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV