Hukrim

Kasus Perceraian, Panitera PN Denpasar Dilaporkan ke Mahkamah Agung

Minggu, 23 Juni 2019 | 21:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pihak Panitera PN Denpasar dilaporkan ke Mahkamah Agung (MA) dalam kasus perceraian lantaran menganulir putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap (incraht). 

Pilihan Redaksi

  • Hakim Vonis 9 Tahun Pria Asal Sumut yang Jualan Online Nyambi Dagang Narkoba
  • Hakim Vonis Pemandu Wisatawan Lepas Konsumsi Sabu 4 Tahun Penjara
  • Hakim Vonis 5 Tahun Pria Asal Riau Merantau ke Bali Jadi Kurir Narkoba
  •  
    Perkara ini diungkap Ni Luh Made Sekariani yang merupakan kuasa hukum tergugat dalam kasus perceraian, Harry Adi Prawira (40). Sekariani menjelaskan awal permasalahan yang menimpa kliennya, Minggu (23/6). Awalnya, Harry Adi Prawira digugat cerai oleh istrinya, Shintalia di PN Denpasar. 
     
    Setelah menjalani persidangan, majelis hakim pimpinan I Gusti Ngurah Putra Atmaja lalu membacakan putusan perkara perceraian ini pada 8 Mei 2019 lalu. 
     
    “Saat pembacaan putusan juga dihadiri kuasa masing-masing pihak. Dalam putusan tersebut juga dinyatakan masa tenggang melakukan upaya hukum adalah 14 hari yang jatuh pada 22 Mei 2019,” jelas Sekariani.
     
    Setelah masa tenggang untuk mengajukan banding telah habis, Panitera Pengganti, AA Istri Mas Candra akhirnya menyerahkan salinan putusan kepada dirinya pada 23 Mei 2019. Dalam salinan putusan tersebut juga berisi catatan bahwa tenggang waktu untuk menyatakan banding telah lampau sehingga putusan Pengadilan Denpasar sejak tanggal 23 Mei 2019 telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
     
    Berdasarkan salinan putusan pengadilan tersebut, tergugat Harry Adi Prawira mengajukan permohonan Akta Perceraian pada Kantor Dinas Catatan Sipil Kota Denpasar yang diregistrasi pada 29 Mei lalu. 
     
    Saat proses inilah PN Denpasar mengirimkan surat ke Dinas Capil Kota Denpasar dan tergugat yang diterima Sekariani sebagai kuasa hukumnya. Dalam surat yang ditandatangani Panitera PN Denpasar, Dwi Setyo Kuncoro menyatakan terhadap putusan perkara antara Shintalia dan Harry Adi Prawira yang sudah berkekuatan hukum tetap yang dikeluarkan pada 23 Mei 2019 ada kekeliruan. 
     
    Dimana setelah diteliti ternyata putusan tersebut belum memiliki kekuatan hukum tetap karena pihak penggugat sudah mengajukan banding pada 21 Mei 2019. “Karena terbitnya surat ini, Dinas Capil membatalkan Akta Perceraian yang sudah diproses,” tegas Sekariani.
     
    Tidak terima dengan putusan PN Denpasar tersebut, Sekariani memilih melaporkan dan minta perlindungan hukum ke MA, Badan Pengawas MA serta Kementrian Hukum dan HAM juga ke Ketua PT Denpasar. 
     
    “Kami sangat dirugikan dengan adanya anulir putusan tersebut. Ini sama halnya pengadilan tidak menjaga kewibawaannya dan mempermainkan pencari keadilan. Kami berharap MA segera merespon laporan kami,” tegas Sekariani.
     

    Pilihan Redaksi

  • 2 Truk Mogok di Tanjakan Samsam Timbulkan Kemacetan Sepanjang 1,5 Km
  • Jukut Ares dan Laklak Denpasar Juara I di Lomba Kuliner PKB
  • PPDB Zona Lingkungan, Sistem Akan Eliminasi Jika Jarak Sekolah dan Rumah Terlalu Jauh
  • > Sementara itu, Panitera Sekertaris PN Denpasar, Dwi Setyo Kuncoro yang dikonfirmasi membenarkan anulir putusan tersebut. Namun Kuncoro menegaskan tidak merubah isi putusan tersebut. 
     
    “Tapi memang ada kesalahan yang dilakukan panitera pengganti yang memberikan keterangan dalam salinan putusan bahwa putusan sudah berkekuatan hukum tetap,” tegasnya.
     
    Dijelaskannya, panitera pengganti tidak mengecek ke bagian perdata tapi langsung membuat keterangan sudah berkekuatan hukum tetap. Padahal di bagian perdata sudah ada keterangan penggugat mengajukan banding. Dirinya mengaku berkewajiban untuk memperbaikinya. 
     
    "Makanya saya bersurat ke Dinas Capil dan tergugat menganulir putusan tersebut,” tegasnya.
     
    Disinggung sanksi yang akan diberikan kepada panitera pengganti, Kuncoro enggan berkomentar. “Masalah ini sudah dilaporkan sampai MA. Nanti aka ada pemeriksaan dari MA,” tepisnya mengakiri. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Panitera PN Denpasar Dilaporkan MA



    News Lainnya :

    INFORMASI Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:15
    Tingkatkan Keterampilan SDM Pariwisata, Gianyar Gelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi
    Pemkab Gianyar melalui Dinas Pariwisata melaksanakan Pelatihan Tata Kelola Destinasi di Taman Nusa G ...
    HUKRIM Rabu, 16 Oktober 2019 | 15:00
    Hakim Vonis Pria Asal Banyuwangi Kasus Narkoba 5,5 Tahun Penjara
    Pria pengangguran asal Banyuwangi bernama Sujianto hanya bisa menerima putusan hakim di Pengadilan N ...
    INFORMASI Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:00
    Sekda Rai Iswara Hadiri Pisah Kenal Kepala Kejari Denpasar
    Pisah Kenal Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar dari J. Devy Sudarso, S.H, CN kepada Luhur Ist ...


    Berita Lainnya

    INFORMASI Sabtu, 05 Oktober 2019 | 18:00
    WISH Festival Ajang Mempertemukan Pemburu dan Lembaga Penyedia Beasiswa
    Beritabali.com, Denpasar. Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra secara resmi membuka WISH (W ...
    HUKRIM Selasa, 17 September 2019 | 17:00
    Curi Segepok Perhiasan, Terdakwa Waria Bersimpuh di Kaki Saksi Korban
    Beritabali.com, Denpasar. Seorang wanita pria atau waria asal Makasar bernama Alda Intan (38) bersim ...
    HUKRIM Senin, 14 Oktober 2019 | 20:00
    Kutipan dan Angka Beda, JPU Kejari Badung Batal Bacakan Tuntutan
    Vidiana Sulastri, ibu rumah tangga paruh baya berumur 39 Tahun, ini terpaksa dikembalikan ke sel tah ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV