News

Pendaftaran ke Sekolah "Favorit" Masih Membludak

Sabtu, 29 Juni 2019 | 09:52 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Meski sistem penerimaan peserta didik baru atau PPDB 2019 sudah mulai mengedepankan asas pemerataan kualitas pendidikan atau sekolah, namun faktanya pendaftaran ke sekolah-sekolah yang selama ini mendapat stempel "favorit" masih membludak. Orang tua dan siswa rela antri untuk bisa melakukan pendaftaran di sekolah-sekolah tersebut.

Pilihan Redaksi

  • PPDB Zonasi, 2 SMP di Tabanan Kelebihan Pendaftar
  • Sekolah Swasta Minta Pelaksanaan PPDB Tidak Langgar Aturan
  • Hasil PPDB Zonasi Jarak Terdekat Diumumkan, Disdikpora Denpasar Lanjut ke Verifikasi Faktual
  • Soal Zonasi PPDB, Akademisi Undiksha Usulkan Angka 50 Persen
  • Hari Kedua PPDB SMP di Denpasar, 5.965 Calon Siswa Telah Terdaftar
  • 2 Kali Penundaan PPDB Zonasi, Orang Tua Siswa: Seperti Sistem Buka Tutup Pelabuhan Saja
  •  
    Hal ini terlihat saat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bali, I Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, memantau penyelenggaraan PPDB 2019 SMA/SMK, hari pertama Jumat (28/6). Pantauan antara lain dilakukan di SMAN 1 Denpasar, SMAN 7 Denpasar, SMKN 5 Denpasar dan SMKN 1 Denpasar. 
     
    Dari hasil pantauan, di sekolah-sekolah itu, pendaftaran PPDB memang terlihat ramai. Membludaknya pendaftaran PPDB antara lain

    Pilihan Redaksi

  • 2 Kali Penundaan PPDB Zonasi, Ini Penjelasan Kadisdikpora Denpasar
  • PPDB di Tabanan Tunggu Revisi Aturan Jalur Prestasi dan Arahan Bupati
  • PPDB Zona Lingkungan, Sistem Akan Eliminasi Jika Jarak Sekolah dan Rumah Terlalu Jauh
  • Revisi Permendikbud, Panitia PPDB Sebut Belum Terima Info Resmi
  • Pengamat Pendidikan Bali: Sistem Zonasi PPDB Bagus, Namun Perlu Dievaluasi
  • Kemendikbud Revisi Aturan PPDB Sistem Zonasi yang Dinilai Bermasalah
  • Disdikpora Denpasar Klarifikasi Informasi Adanya Cepat-Cepatan Mendaftar PPDB
  • Ombudsman Bali: Laporkan Pejabat Yang Paksakan Siswa "Titipan" di PPDB
  • Kadisdik Bali: Zonasi PPDB Untuk Hapus Kasta dalam Dunia Pendidikan
  • tampak di SMAN 7 Denpasar. Orang tua terlihat antri di halaman sekolah dan di ruangan-ruangan yang menjadi loket pendaftaran. 
     
    Pemandangan serupa juga terjadi di sekolah SMK. Di SMKN 5 Denpasar, pendaftaran PPDB terbilang cukup ramai namun para orang tua tetap tertib. Mengantisipasi ramainya peserta pendaftaran, sekolah mengatur ruang pendaftaran validasi dengan ruangan verifikasi secara terpisah. Sekolah juga melibatkan anggota OSIS untuk mendisribusikan data setelah diterima pihak sekolah untuk diverifikasi. 
     
    Pengaturan ini terbilang efektif, para orang tua terlayani dengan baik dan bagi yang sudah diverifikasi dapat menunggu dengan tertib.
     
    "Jadi OSIS kami libatkan untuk PPDB, ada pendampingan gurunya di dalam. Kalau ada masalah, akan dikonsultasikan. Orang tua tidak naik, jadi OSIS yang membantu mengambil dan mengembalikan," ujar Wakil Kurikulum SMKN 5 Denpasar, Supariana. 
     
    Menanggapi soal membludaknya pendaftaran ini, Boy mengatakan itu disebabkan masih adanya salah persepsi masyarakat terkait informasi pendaftaran PPDB. Selain jumlah pendaftar yang memang banyak, pengaturan loket yang kurang efektif juga menjadi sebab membludaknya antrian. 
     
    "Orang tua cenderung mendaftar di sekolah yang sudah ramai, padahal sekolah lain yang juga menjadi pilihan siswa nampak lengang.. Kita meninjau beberapa sekolah untuk jalur zonasi. Memang terpantau ramai tetapi mereka antri dan tertib," ujarnya.
     
    Kadisdik menjelaskan, masyarakat sudah mendapat penjelasan jika pendaftaran PPDB berlangsung hingga 3 Juli 2019. Sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB, kuota pada jalur zonasi ini mencapai 90 persen dengan menerima calon peserta didik yang berdomisili sesuai zona yang telah ditetapkan. [bbn/rls/psk]

    Penulis : putu setiawan kondra

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Ppdb Smp Sma Smk Bali



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV