News

Jika Domisili Tak Sesuai, Otomatis Data Siswa Gugur

Sabtu, 29 Juni 2019 | 10:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pendaftaran PPDB 2019 SMA/SMK berlangsung hingga 3 Juli 2019. Sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB, kuota pada jalur zonasi ini mencapai 90 persen dengan menerima calon peserta didik yang berdomisili sesuai zona yang telah ditetapkan. 

Pilihan Redaksi

  • Pendaftaran ke Sekolah "Favorit" Masih Membludak
  • Sekolah Swasta Minta Pelaksanaan PPDB Tidak Langgar Aturan
  • Hasil PPDB Zonasi Jarak Terdekat Diumumkan, Disdikpora Denpasar Lanjut ke Verifikasi Faktual
  • Soal Zonasi PPDB, Akademisi Undiksha Usulkan Angka 50 Persen
  •  
    Hal ini disampaika

    Pilihan Redaksi

  • 2 Kali Penundaan PPDB Zonasi, Orang Tua Siswa: Seperti Sistem Buka Tutup Pelabuhan Saja
  • 2 Kali Penundaan PPDB Zonasi, Ini Penjelasan Kadisdikpora Denpasar
  • Ombudsman Bali: Laporkan Pejabat Yang Paksakan Siswa "Titipan" di PPDB
  • n Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bali, I Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, saat memantau penyelenggaraan PPDB 2019 SMA/SMK, hari pertama Jumat (28/6)
     
    "Ketentuan itu berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat enam bulan sebelum pelaksanaan PPDB, atau dapat diganti dengan surat pernyataan keterangan domisili dari orang tua/wali murid dilegalisir kepala dusun dan lurah/kepala desa setempat, yang menerangkan bahwa yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 6 (enam) bulan sejak diterbitkannya surat keterangan domisili,"jelasnya.
     
    Berkaitan dengan itu, Kadisdik menjelaskan untuk calon siswa yang mendaftar dengan menyertakan domisili, pihaknya akan melakukan peninjauan menuju rumah masing-masing dengan didampingi pihak sekolah dan perangkat desa dinas setempat. 
     
    Kunjungan ke rumah-rumah itu dilakukan bersama pihak desa dinas, bertujuan untuk memastikan penggunaan domisili sesuai ketentuan. Apabila setelah dilakukan kunjungan dan diketahui tidak memenenuhi ketentuan, maka secara otomatis sistem akan menggugurkan data siswa tersebut. 
     
    "Kalau terbukti benar (tidak sesuai ketentuan), tentu sistem yang menyeleksinya," ujarnya. [bbn/rls/psk]

    Penulis : Rilis Pers

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Ppdb Smp Sma Smk Bali



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV