Akademika

Cegah Radikalisme di Kalangan Pelajar, Ini Kiat Akademisi

Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Untuk mencegah paham radikalisme agar tidak masuk kalangan pelajar tentunya membutuhkan peran serta seluruh komponen terkait di bidang pendidikan maupun orang tua siswa di rumah. 

Pilihan Redaksi

  • Siswa SDN 1 Sulahan, Bangli Diwajibkan Bawa Air Comberan
  • PIB Masuk 14 Besar Nasional Klasterisasi Kinerja Kemahasiswaan Vokasi 2019
  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Belajar Pengadaan Laptop untuk Siswa di Badung
  • Salah satu akademisi dari SMA (SLUA) Saraswati I Denpasar I Made Budiadnyana mengatakan hal tersebut bisa dilakukan dengan selalu memberikan pemahaman terkait apa yang boleh diterima dan mana yang tidak boleh diterima.
    Terlebih, lanjutnya, saat ini ditambah dengan perkembangan dunia digital yang semakin ketat, tentu akan membuat siapa saja semakin mudah mengakses, termasuk kalangan remaja.
    "Ya, tentu ini merupakan tugas kita secara bersama-sama jangan sampai paham-paham tersebut masuk kepara pelajar," jelasnya.
    Disamping itu, kata dia, siswa di sekolah juga diselipkan wejangan terkait dengan moral sebagai benteng agar generasi muda atau pelajar tidak mudah menyerap paham-paham terkait radikalisme.
    "Guru kami juga tetap memberikan bekal terkait dengan pendidikan moral tersebut khususnya di sekolah kami ini kepada siswa-siswa kami disini," katanya.
    Dia menambahkan, bagi orang tua murid setidaknya juga harus tetap dapat mengawasi dan mengarahkan anaknya, agar tidak sampai membuka konten-konten yang mengarah ke ajaran radikalisme.  

    Penulis : Agung Gede Agung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Radikalisme Pelajar Kiat Akademisi



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV