Informasi

Pemkab Badung Polisikan Pemalsuan Izin Penutupan Tukad Petitenget

Rabu, 17 Juli 2019 | 18:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Berkembangnya pemberitaan terkait indikasi pemalsuan dokumen berupa Izin Penutupan Sungai/Tukad Petitenget membuat gerah Pemkab Badung yang berujung pada Pelaporan Kasus tersebut ke Polres Badung. 

Pilihan Redaksi

  • Kumpulan Puluhan Pegiat Medsos, Netizen Badung Jajaki Kerja Sama dengan AIC
  • Festival Budaya Pertanian Badung Catat Transaksi Rp1 Miliar
  • Rombongan Off-Road Ekspedisi "West To East Journey" Sampai di Puspem Badung
  •  
    Keputusan melaporkan kasus pemalsuan Izin  penutupan sungai/Tukad Petitenget  tersebut dilaksanakan setelah rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa bersama Tim Bantuan Hukum Pemkab Badung dan Perangkat Daerah terkait yakni: Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP) Badung, I Made Agus Aryawan, Kadis PU dan Penataan Ruang, Ida Bagus Surya Suamba, Kasat Pol PP, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, Kabag Hukum dan HAM, I Komang Budhi Argawa, Kabid DLHK, Rai Warastuti, bertempat di ruang rapat Sekda Badung, Rabu (17/7).
     
    Sekda, Adi Arnawa menyampaikan bahwa Indikasi pemalsuan Izin jelas merupakan tindakan pidana dan bisa merusak citra Pemerintah Daerah sebagai penyelengara pelayanan Publik. Penutupan sungai juga tidak dibenarkan dari aturan yang berlaku.
     
    Oleh sebab Itu harus ditindaklanjuti untuk proses hukum agar jelas duduk permasalahannya. Sekda, Adi Arnawa menugaskan Kepala DPMPTSP didampingi Kadis PUPR, Kasat Pol PP, Kabag Hukum dan HAM serta Penasehat Hukum Pemkab Badung untuk melaporkan kasus pemalsuan Izin penutupan sungai Petitenget ke Polres Badung. 
     
    Agus Aryawan saat dihubungi via telpon membenarkan bahwa pihaknya ditugaskan oleh Sekda Badung yang diketahui pula oleh Bupati Badung untuk melaporkan kasus dugaan Pemalsuan Dokumen berupa Izin penutupan sungai Petitenget tersebut ke Polres Badung.  Laporan Kepolisian didaftarkan pada Hari Rabu, 17 Juli 2019 jam 15.00 Wita.
    Ditanya siapa pihak terlapor, Agus Aryawan tidak mau berkomentar dan menyampaikan agar menunggu proses penyelidikan (Lidik) dari Pihak Penegak Hukum. 
     
    Ditanya siapa yang melakukan pemalsuan Izin, Agus dengan tegas menyatakan tidak tahu karena masih proses Lidik, justru kami melaporkannya supaya terungkap palakunya sekaligus mengklarifikasi agar tidak merusak citra instansinya dan kredibilitas pegawainya sebagai institusi yang bertugas dalam pelayanan Perizinan. 
     
    "Mari Kita hormati proses hukum dan praduga tidak bersalah serta menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum untuk melakukan penyelidikan Kasus ini. Silahkan konfirmasi langsung kepada Bapak Kapolres Badung jika membutuhkan penjelasan lebih lanjut," ungkap Agus.
     
    Terkait materi laporan Agus menjelaskan terkait Pemalsuan dokumen Perizinan, terda

    Pilihan Redaksi

  • Sidang Tipiring di Denpasar Jatuhkan Hukuman 7 Pelanggar Perda
  • Kejari Denpasar Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp4 M
  • Desa Nusasari Proyek Percontohan Program Gardu Sinanda
  • pat tiga kejanggalan dalam Izin yang diduga palsu tersebut ungkap Agus antara lain : Pertama, Jenis dan Nomenklatur Izin seperti itu tidak pernah diterbitkan instansinya dan diluar kewenangannya, Kedua, Tata naskah dokumen tersebut tidak sesuai standar mulai dari Kop Surat, Kode Nomor Surat, dan substansi naskah Izin.
     
    Ketiga, Tanda tangan  yang tercantum dalam dokumen tersebut bukan tanda tangan Kepala DPMPTSP melainkan terlihat dibuat secara manual tertanggal 21 Januari 2019, padahal sejak bulan Agustus 2018 , DPMPTS sudah menggunakan TTE (Tanda Tangan Elektronik) dilengkapi QR Code dan nomor unik. 
     
    "Kami mengharapkan kasus ini tidak terjadi lagi, namun jika saya mendengar atau mendapatkan dokumen Izin palsu lagi pihaknya memastikan akan menempuh jalur  hukum karena tindakan  pemalsuan dokumen izin berpotensi merugikan pihak lain sebagai korban/pengguna izin palsu, mencoreng nama Institusi Pemkab Badung dan mendiskreditkan nama saya selaku Kepala Dinas," tegas Agus. (bbn/humasbadung/rob)

    Penulis : Humas Badung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pemkab Badung Pemalsuan Ijin Penutupan Tukad Petitenget



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV