Hukrim

Tim Kuasa Hukum Maspion Sebut Upaya Perdamaian Sudikerta Belum Ada Perkembangan

Jumat, 19 Juli 2019 | 20:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Tim kuasa hukum PT Maspion, Eksha Kanasut yang dikonfirmasi terkait upaya perdamaian yang sempat digagas Sudikerta mengatakan hingga saat ini belum ada perkembangan.

Pilihan Redaksi

  • Berkas Sudikerta Kembali Dilimpahkan, JPU Punya Waktu 14 Hari
  • Kuasa Hukum Pelapor Sebut Proses Perdamaian dengan Sudikerta Masih Berjalan
  • Kantor Eks Pengacara Sudikerta Resmi Disita
  •  
    Sebagaimana diberitakan sebelumnya kasus ini berawal pada 2013 lalu saat Maspion Grup melalui anak perusahaannya PT Marindo Investama ditawarkan tanah seluas 38.650 m2 (SHM 5048/Jimbaran) dan 3.300 m2 (SHM 16249/Jimbaran) yang berlokasi di Desa Balangan, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung oleh Sudikerta
     
    Tanah ini disebut berada di bawah perusahaan PT Pecatu Bangun Gemilang, dimana istri Sudikerta, Ida Ayu Ketut Sri Sumiantini menjabat selaku Komisaris Utama. Sementara Direktur Utama dijabat Gunawan Priambodo.
     
    Setelah melewati proses negosiasi dan pengecekan tanah, akhirnya PT Marindo Investama tertarik membeli tanah tersebut seharga Rp 150 miliar. Transaksi pun dilakukan pada akhir 2013. 
     
    Namun beberapa bulan setelah transaksi justru baru diketahui jika SHM 5048/Jimbaran dengan luas tanah 38.650 m2 merupakan sertifikat palsu. Sedangkan SHM 16249 seluas 3.300 m2 sudah dijual lagi ke pihak lain. Akibat penipuan ini, PT Marindo Investama mengalami kerugian Rp 150 miliar. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Sudikerta Perdamaian Kuasa Hukum Pt Maspion Pt Marindo Investama Perkembangan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV