Hukrim

BNNK Badung Bekuk Pengedar dan 3 Pengguna Sabu Dipasok dari Napi Lapas

Minggu, 21 Juli 2019 | 23:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung membekuk seorang jaringan pengedar dan 3 pelanggannya, dalam sebuah penyergapan di dekat Gereja di Jalan Raya Tuka, Banjar Tuka, Dalung, Badung, Sabtu (20/7/2019). 

Pilihan Redaksi

  • Jaksa Tuntut Mantan Dosen Pesan 1 Paket Sabu 5 Tahun Bui
  • Usai Divonis 13 Tahun, Terdakwa Miliki 59 Paket Sabu Siap Edar Langsung Menangis
  • BNNK Denpasar Tes Urine Cafe Delona, 8 Karyawan Konsumsi Sabu, Ekstasi dan Ganja
  •  
    Petugas mengamankan paketan sabu siap edar yang diakui dipasok dari napi Lapas Kerobokan. Menurut Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, empat pelaku yang ditangkap yakni pengedar, I KM W alias Pak Man (39), dan tiga pemakai narkoba yakni I NAS alias Mang Embe (28), Z (25) dan HH (20). Jaringan narkoba ini sudah menjadi target operasi sejak awal Juli 2019 lalu. 
     
    “Para pelaku ini sudah kami buntuti sejak dua pekan lalu,” tegas AKBP Masmini, Minggu (21/7). 
     
    Penangkapan keempat tersangka berawal dari hasil penyelidikan di salah satu rumah di Banjar Pasekan, Buduk, Mengwi. Diketahui, rumah yang sering dijadikan tempat transaksi narkoba itu dihuni tersangka Mang Embe. Penyelidikan yang berlangsung Sabtu (20/7/2019) sekitar pukul 19.45 Wita, petugas BNNK Badung mendapati tersangka keluar rumah dengan dibonceng sepeda motor oleh tersangka Zakaria. 
     
    Petugas membuntutinya hingga tiba di Jalan Raya Tuka, Dalung, Badung. Namun karena sadar sedang diintai, keduanya membuang paketan sabu di dalam tissue tepat di depan Gereja GKII, Dalung. “Sabu sebanyak 1 paket didalam tissue dibuang oleh tersangka Mang Embe,” ungkapnya. 
     
    Setelah ditangkap, kedua tersangka mengakui akan menggunakan sabu sabu bersama dengan tersangka Hariyono di rumah kos di Banjar Kaja, Desa Dalung. Petugas BNNK Badung bergerak cepat dan menangkap tersangka Hariyono. “Tersangka Hariyono mengaku patungan membeli sabu dengan Mang Embe dan Zakaria seharga Rp 400.000,” ujarnya.  
     
    Petugas BNNK Badung melakukan pengembangan penyelidikan ke rumah Mang Embe. Dalam penggeledahan di kamar tidurnya ditemukan

    Pilihan Redaksi

  • Lagi, Politeknik Internasional Bali Kerjasama Dengan Perusahaan Jepang
  • Maknai Galungan dan Kuningan, Bupati Artha Ajak Perteguh Swadharma Masing-masing
  • Perut Ditikam Pisau, Lalu Muhamad Tetap Lawan Perampok
  • alat hisap sabu. 
     
    Sementara dari hasil pemeriksaan ketiga tersangka, sabu itu dibeli dari pengedar bernama I KMW alias Pak Man yang tinggal di Banjar tengah, Buduk, Mengwi, Badung. Ia ditangkap di rumahnya sekitar pukul 22.30 Wita. Turut diamankan 1 paket sabu seberat 10,8 gram di simpan di meja dapur. Di lantai kamarnya ditemukan satu bendel plastik klip, alat penakar sabu berupa pipet yang ujungnya lancip berwarna ungu, 1 roll selotip warna bening dan gunting.
     
    “Tersangka Pak Man merupakan residivis yang beberapa bulan lalu bebas dari Lapas Kerobokan dalam kasus narkoba,” ucapnya. 
     
    Berdasarkan interogasi tersangka Pak Man, sabu sabu dipasok dari seorang napi Lapas Kerobokan. Dia membeli SS seharga Rp 12 juta dan dijual kembali seharga Rp 400 hingga Rp 500 ribu per-paket. (bbn/Spy/rob)

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : BNN Narkotika Narkoba Sabu Napi Kerobokan Penyergapan Dalung Penangkapan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV