Hukrim

Polres Tabanan Tangkap Pengedar Shabu Jaringan Lapas

Kamis, 01 Agustus 2019 | 06:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, TABANAN.
Satuan narkoba Polres Tabanan mengungkap jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas Kerobokan, Badung. Tiga orang tersangka dengan puluhan paket shabu ditangkap. 

Pilihan Redaksi

  • Dititipi Orderan Ambil Sabu Saat Janjian Kencan Malah Berujung Sidang
  • BNNK Badung Bekuk Pengedar dan 3 Pengguna Sabu Dipasok dari Napi Lapas
  • Jaksa Tuntut Mantan Dosen Pesan 1 Paket Sabu 5 Tahun Bui
  •  
    Tiga orang tersangka pengguna dan pengedar narkotika jenis shabu tertunduk lesu saat penyidik dari satuan narkoba Polres Tabanan melakukan gelar kasus pada Rabu, (31/7/2029). Polisi masih mendalami keterangan seorang tersangka, AI (28) yang merupakan pengedar dan langsung berhubungan dengan bandar di dalam Lapas Kerobokan, Badung.
     
    “Saya dapat dari temen di dalam Lapas Kerobokan,” katanya.  
     
    Dua tersangka lainnya adalah AGS (20) dan HLY (27). Dari tangan AI, Polisi menyita sembilan paket shabu dengan berat total 1,83 gram serta 3,17 gram pil ekstasi atau 10,5 butir. 
     
    Selain itu, polisi juga menyita timbangan elektronik. AI mengatakan, dirinya mendapatkan kiriman narkoba setelah menghubungi temannya yang berada di dalam lapas kerobokan. “Saya beli dengan harga Rp 1,5 juta setiap gramnya,” ujarnya. 
     
    Dari tangan tersangka lain, AGS yang merupakan rekan dari AI, polisi menyita 27 paket shabu siap edar dan satu alat hisap atau bong.
     
    AGS ditangkap di tempat kosnya di Jalan Ke

    Pilihan Redaksi

  • Tersangka Pembacokan dan Pemilikan Senpi Rakitan Terancam 20 Tahun Penjara
  • WNA Perancis Nyaris Tewas Digulung Ombak di Pantai Petitenget
  • Putri Koster Dorong Aparatur Desa Untuk Berdayakan Lansia
  • bo Iwa Denpasar. Penangkapan pria yang beralamat di Buleleng ini merupakan pengembangan dari AI yang terlebih dahulu diringkus di Jalan Mawar, Tabanan. Sementara dari tangan HLY polisi menyita dua paket shabu dengan berat 0,37 gram. 
     
    Wakapolres Tabanan Kompol Ni Made Sukerti mengatakan, pihaknya masih akan mendalami keterangan tersangka Agung Indra yang menyebut mendapatkan narkoba dari dalam Lapas. 
     
    “Kami akan berkoordinasi dengan Lapas termasuk BNN,” ujarnya.
     
    Agung Indra diancam Pasal 112 Ayat 1 juncto 114 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35, 2009 Tentang Narkotika. Hukumannya maksimal 20 tahun dan denda Rp 10 miliar. 
     
    Sementara, AGS dan HLY diancam Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35, 2009 Tentang Narkotika, dengan hukuman maksimal 12 tahun dan denda Rp.8 miliar. (bbn/tab/rob)
     

    Penulis : Kontributor Tabanan

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Polres Tabanan Pengedar Bandar Shabu Narkoba



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV