Informasi

3 Kementrian Pilih Denpasar Jadi Kota Pertama Gerakan Sejuta Tumbler

Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:15 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Tiga Kementerian yakni Kemenko Bidang Kemaritiman, Kementerian Komunikasi dan Informatika  (Kominfo), dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memilih Denpasar sebagai kota pertama dalam gerakan sejuta Thumbler. 

Pilihan Redaksi

  • 3 Pemuda Denpasar Lolos Ikuti Kegiatan Kapal Pemuda Nusantara 2019
  • Dibuka Wali Kota, 785 Peserta Ikuti Pelangi Denpasar Kite Festival Ke-5
  • Peluncuran Aplikasi E-Checking saat Harkopnas ke-72 di Denpasar
  •  
    Gerakan ini dilaksanakan pada Kamis (1/8) dipusatkan di Pantai Matahari Terbit Denpasar. Ratusan siswa sekolah, stakeholder terkait, akademisi hingga komunitas dan lembaga yang ada di Kota Denpasar terlibat dalam gerakan sejuta tumbler ini.
     
    Kementerian terkait dihadiri diantaranya Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo, Septriana Tangkary bersama Wali Kota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra menggaungkan gerakan sejuta tumbler dan mengajak insan muda milenial untuk bijak terhadap plastik
     
    Menurut Septriana, Denpasar menjadi kota pertama yang dipilih Kementerian Kominfo dalam gerakan satu juta tumbler, hal ini tak terlepas dari komitmen Walikota Rai Mantra dalam melakukan gerakan bijak terhadap plastik dengan mengeluarkan Peraturan Wali Kota Nomor 36 Tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik di Kota Denpasar, dan telah diberlakukan sejak 1 Januri 2019 lalu. 
     
    Gerakan 1 juta thumbler pertama  dilakukan launching di Gelora Bung Karno di Jakarta belum lama ini yang melibatkan ribuan orang, serta juga melibatkan para artis dalam konser sejuta tumbler. Saat  ini Denpasar dipilih sebagai kota pertama untuk gerakan satu juta tumbler. 
     
    “Program ini juga diinisiasi oleh BKOW Provinsi Bali, GK Ladies, Universitas Pendidikan Nasional, serta akademisi yang terlibat,” ujarnya. 
     
    Program ini suatu gerakan dari Kementerian Kominfo untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia termasuk generasi milenial yang sudah pasti cinta kebersihan. Kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Dengan menggunakan tumbler tentu memberikan manfaat yang baik bagi diri sendiri dan juga lingkungan dalam mengurangi kantong plastik maupun botol plastik. Sehingga diharapkan peran sekolah, universitas dan para pegawai agar menyediakan refil air isi ulang disetiap instansi dengan tidak malu membawa tempat minum sendiri serta membudayakan membawa tumbler.  
     
    “Bagaimana dalam keseharian kita bawa botol minum sendiri atau tumbler dan hal ini dapat membiasakan diri. Ayo kurangi penggunaan plastik, seperti ke pasar kita bawa kantong belanja sendiri sehingga melalui gerakan di Kota Denpasar ini mampu membawa gerakan bersama bijak plastik dari Denpasar untuk Indonesia,” ujarnya.
     
    Wali Kota Rai Mantra mengatakan gerakan pengurangan plastik di Kota Denpasar telah dilakukan lewat penguatan Perwali 36 Tahun 2018 yang sebelumnya telah dilakukan riset oleh komunitas hijau di Kota Denpasar. Hal ini menjadi tantangan yang memberikan dampak pada masalah ekonomi, lingkungan dan kesehatan. Sehingga dari langkah ini meski terjadi pro dan kontra penggunaan tote bag atau tas ramah lingkungan, namun saat ini telah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Denpasar untuk

    Pilihan Redaksi

  • Park23 Fit & Fun Agustusan
  • Perbaikan Dermaga II Pelabuhan Padangbai Rampung, Antrian Kendaraan Mulai Terurai
  • Soekarno Merancang Palangka Raya Terinspirasi Washington DC
  • selalu membawa tas belanja ramah lingkungan. 
     
    Saat ini tantangan dalam pengurangan kantong plastik ada di pasar tradisional, namun saat ini kita terus melakukan sosialisasi serta solusi bekerjasama dengan lapas wanita untuk membuat kantong dari bahan kertas. Seperti pada zaman tahun 1970 ketika belanja di pasar tradisional banyak menggunakan kantong kertas koran bekas. 
     
    “Kami berterima kasih kepada Kementerian yang telah memilih Denpasar sebagai kota pertama dalam gerakan satu juta tumbler. Sehingga ini menjadi peningkatan harga diri masyarakat Denpasar yang dilihat baik dalam nasional dan internasioanl lewat kata-kata bijak plastik dari Denpasar untuk Indonesia,” ujarnya, sembari mengatakan mari kita bijak menggunakan plastik. (bbn/humasdenpasar/rob)

    Penulis : Humas Denpasar

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Denpasar 3 Kementrian Gerakan 1 Juta Tumbler Kominfo Plastik



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV