Hukrim

Lahir di Toilet Kampus, Tersangka Lalu Bekap dan Buang Bayinya di Kolam Pertokoan

Kamis, 01 Agustus 2019 | 19:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Penyidik Polsek Denpasar Selatan, Kamis (1/8/2019) siang, merilis kasus pembunuhan bayi yang dibuang di kolam Pertokoan Sudirman Agung Denpasar Selatan, dengan tersangka SD (21). 

Pilihan Redaksi

  • Jaksa Beberkan Kronologi Kasus Kematian Bayi di TPA
  • Polisi Sudah Menangkap Pembunuh Orok Bayi di Kolam Pertokoan Sudirman
  • Orok Bayi Ditemukan Tewas Mengambang di Kolam Proyek Pertokoan
  •  
    Perempuan asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu ternyata mahasiswi semester 2 di Lembaga Pendidikan Berbasis Informatika, dekat TKP. Ia mengaku, anak kandungnya itu lahir normal di dalam toilet kampus, saat dirinya mengikuti ujian. Namun karena malu menanggung aib, bayinya dibekap hingga tewas dan dibuang ke kolam dekat kampus.
     
    Menurut Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan didampingi Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika Kartiko Putro, tersangka mengaku dihamili kekasihnya berinisial PW yang juga berasal dari NTT
     
    Setelah hamil, jelas Kombes Ruddi, tersangka dan pacarnya masih bisa berkomunikasi. Namun menjelang melahirkan, PW terkesan menghindar dan tidak lagi bisa dihubungi.  “Kami masih melacak keberadaan PW untuk dimintai keterangannya,” jelas mantan Wadireskrimsus Polda Bali ini, Kamis (1/8/2019). 
     
    Perwira melati tiga di pundak itu mengatakan, tersangka melahirkan bayinya dalam keadaan normal saat sedang mengikuti ujian di kampus, pada Jumat (19/7/2019) sekitar pukul 10.15 Wita. 
     
    Awalnya, perempuan yang kos di Jalan Tukad Gerinding, Gang Badik, Denpasar itu mengeluh sakit perut dan izin ke toilet. “Dia berada di toilet kamar mandi selama 15 menit. Di toilet dia mengalami pendarahan dan bayi lahir normal,” terangnya. 
     
    Saat melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki itu jatuh dan menangis. Untuk menutupi aibnya, tersangka tega membekap mulut buah hatinya itu hingga meregang nyawa. Selanjutnya, bayi yang masih melekat ari-arinya it

    Pilihan Redaksi

  • Hilangkan Rasa Sakit Pascaoperasi Patah Tulang dengan Narkoba, Bule Perancis Diadili
  • NTB Darurat Narkoba: Masuk Jaringan Antar Negara, Hampir Tiap Hari Ciduk Penyalahguna
  • Gempa Bermagnitudo 4,3 SR Guncang Banyuwangi Dirasakan di Kuta
  • u dimandikan dan dibersihkan. 
     
    Jenazah bayi dibungkus menggunakan jas almamater dan dibuang ke kolam dekat kampus. “Tersangka membuang bayinya di kolam Komplek Pertokoan Sudirman Agung. Setelah itu, dia kembali ke kampusnya mengikuti ujian,” ujar mantan Kapolres Badung itu. 
     
    Sepintar-pintarnya menyimpan bangkai akhirnya tercium juga. Mayat bayi di kolam ditemukan dua warga yang sedang memancing, pada Minggu (21/7). Sehari menyelidiki, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan menangkap tersangka di kosnya. 
     
    Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan Undang-Undang Nomor  35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (bbn/spy/rob)

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Bayi Dibuang Pertokoan Pembunuhan NTT



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV