Politik

Perjalanan Sejarah PDI hingga PDIP (Bagian 2-Habis): Lahirnya PDI Perjuangan

Minggu, 11 Agustus 2019 | 06:00 WITA

bbn/ilustrasi/liputan6.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pada 8-10 Oktober 1998, PDI Megawati menyelenggarakan Kongres V PDI di Denpasar, Bali. Dalam Kongres ini, Megawati terpilih kembali menjadi Ketua Umum DPP PDI periode 1998-2003 secara aklamasi. Meskipun pemerintahan sudah berganti, yang diakui Pemerintah masih tetap PDI di bawah kepemimpinan Soerjadi dan Buttu Hutapea.

Pilihan Redaksi

  • Perjalanan Sejarah PDI hingga PDIP (Bagian 1-4): Peristiwa 27 Juli
  • Perjalanan Sejarah PDI hingga PDIP (Bagian 1-3): Konflik dan Intervensi Pemerintah
  • Kongres V PDIP: Selain Ribuan Polisi, Pecalang Dikerahkan Untuk Pengamanan
  •  
    Agar dapat mengikuti Pemilu 1999, Megawati kemudian mengubah nama PDI menjadi PDI Perjuangan pada tanggal 1 Februari 1999 yang disahkan oleh Notaris Rakhmat Syamsul Rizal. Nama ini kemudian dideklarasikan pada 14 Februari 1999 di Istora Senayan, Jakarta.
     
    Pemilu 1999 membawa berkah bagi PDI Perjuangan dengan tampil sebagai pemenang pemilu dan berhasil menempatkan wakilnya di DPR sebanyak 153 orang. Bahkan, Megawati terpilih sebagai Wakil Presiden mendampingi KH Abdurahman Wahid yang terpilih didalam Sidang Paripurna MPR sebagai Presiden Republik Indonesia ke-4.
     
    Untuk pertama kalinya setelah berganti nama menjadi PDI Perjuangan, pengurus memutuskan melaksanakan Kongres I PDI Perjuangan meskipun masa bakti kepengurusan DPP sebelumnya baru selesai 2003.
     
    Kongres I PDI Perjuangan diselenggarakan pada 27 Maret-1 April 2000 di Hotel Patra Jasa, Semarang, Jawa Tengah. Kongres ini menetapkan Megawati sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan periode 2000-2005 secara aklamasi tanpa pemilihan, karena 241 dari 243 DPC mengusulkan nama Megawati sebagai Ketua Umum DPP PDI Perjuangan.
     
    Sayang, meski tampil sebagai partai penguasa, PDI Perjuangan tidak mampu meraih kemenangan dalam pemilu legislatif dan pemilu presiden 2004. PDI Perjuangan hanya mampu memperoleh suara diurutan kedua dengan 109 kursi di DPR.
     
    Kongres II PDI Perjuangan diselenggarakan pada 28-31 Maret 2005

    Pilihan Redaksi

  • Kuliner Khas Bali Potensial Jadi Atraksi Wisata
  • Polisi Dalami Sebab Bule Australia yang Mengamuk dan Menabrakkan Dirinya ke Mobil
  • Gerindra Sebut Ada yang Kebakaran Brewok Ketika Prabowo, Jokowi dan Megawati Kumpul
  • di Hotel Grand Bali Beach, Denpasar, Bali, tempat di mana Kongres V PDI diselenggarakan pada 1998.
     
    Menjelang Kongres, sudah banyak muncul nama-nama yang akan maju sebagai calon kandidat Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. Antara lain Guruh Soekarnoputra, Laksamana Sukardi, Roy BB Janis, Arifin Panigoro dan Sophan Sophiaan.
     
    Kongres II PDI Perjuangan akhirnya mengukuhkan Megawati sebagai Ketua Umum terpilih karena seluruh peserta dalam pemandangan umumnya mengusulkan nama putri Proklamator RI itu.
     
    Sejak itu, kendali PDI Perjuangan tak pernah lepas dari Megawati. Terakhir pada Kongres IV PDI Perjuangan di Bali pada 8-12 April 2015, Megawati kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan periode 2015-2020. (sumber: Liputan6.com)

    Penulis : Rilis Pers

    Editor : bnrob


    TAGS : Sejarah Lahirnya PDIP Kongres Kongres PDIP Politik



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV