Hukrim

Baru Menikah, Driver Ojol Ini Terima Putusan Hakim 10 Tahun Penjara

Selasa, 13 Agustus 2019 | 20:50 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Belum genap sebulan menikah, Andy Hakim terpaksa harus meninggalkan istrinya selama 11 tahun lantaran Pengadilan Negeri Denpasar menghukumnya dalam kasus narkoba jenia ekstasi dan sabu.

Pilihan Redaksi

  • Hakim Vonis Penjual Rokok Tanpa Label Cukai di Kreneng 15 bulan
  • Hakim Vonis Pemuda yang Edarkan Sabu dari Rutan Polresta 6 Tahun
  • Hakim Vonis Pemandu Jetski yang Cabuli Turis Tiongkok 7 Tahun Penjara
  •  
    Pada sidang yang dipimpin Ni Made Purnami,SH.MH di ruang Candra, Selasa (13/8) terdakwa berumur 38 tahun ini langsung menangis memeluk istrinya usai mendengar putusan hakim.
     
    Majelis Hakim memutuskan terdakwa hukuman selama 11 tahun penjara dari tuntutan Jaksa selama 14 tahun. Tidak hanya itu, hakim juga mewajibkan terdakwa membayar denda sebesar Rp 1 miliar dengan susbsider 4 bulan penjara, kurang dari 2 bulan tuntutan Jaksa Bagus Putra Gede Agung SH.
     
    "Mengadili terdakwa bersalah memiliki, menyimpan serta menyediakan sebagai perantara narkotika jenis sabu dan ekstasi sebagai tertuang dalam pasal 112 ayat (2) UU RI.No.35 tahun 2009 tentang narkotika," putus hakim di persidangan.
     
    Menangapi putusan hakim, terdakwa yang berprofesi sebagai driver ojek Online itu hanya bisa pasrah menerima. Begitu juga halnya deng

    Pilihan Redaksi

  • Jaksa Tuntut Bervariasi Pasangan yang Memaksa Adiknya Gugurkan Kandungan
  • Komitmen Coca-Cola Amatil Indonesia Ajak Mitra Bangun Bisnis yang Kuat dan Berkelanjutan
  • Gempa Bermagnitudo 5 SR Guncang Jembrana, Tidak Berpotensi Tsunami
  • an pihak JPU dari Kejari Denpasar, ini.
    Dalam dakwaan, disebutkan bahwa pada Sabtu 29 Desember 2018 sekira pukul 20.00 WITA, terdakwa dihubungi seseorang yang dikenal bernama Banana (DPO). 
     
    Saat itu dirinya diminta untuk menempel pesanan pelanggan untuk persiapan malam tahun baru 2019. Masih dalam dakwaan, tempat tempelan yang dituju di jalan Dewata 27 Sidakarya. "Saat itu terdakwa menaruh pesanan berupa 3 plastik berisi pil ekstasi sebanyak 52 butir warna coklat dan dua pelastik berisi 50 butir ekstasi warna merah muda. Juga ada 11 paket plastik berisi sabu berat total lebih dari 2 ons," sebut Jaksa.
     
    Saat sedang memasang tempelan dengan latban, terdakwa yang asal Balikpapan ini langsung diciduk petugas kepolisian dan selanjutnya digiring di tempat kos Jalan Tukad Petanu, Panjer.
     
    "Pada kamar kos terdakwa hanya ditemukan alat pendukung berupa bong, timbangan dan satu bendel plastik,"sebut JPU. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Driver Ojol Vonis Hakim



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV