Informasi

Bali Tuan Rumah Konferensi Komunikasi Internasional, Bahas Fenomena "Shock Culture"

Rabu, 21 Agustus 2019 | 18:20 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Gubernur Bali yang diwakili Asisten Administrasi Umum I Wayan Suarjana menyambut baik pemilihan Bali sebagai tuan rumah pelaksanaan Konferensi Komunikasi Internasional yang diselanggarakan oleh panitia International Comunication Association (ICA) Indonesia.

Pilihan Redaksi

  • Cemagi Millenials Tourism, Padukan Budaya Tradisi dan Modern
  • Pemkot Usulkan 4 Kebudayaan Denpasar Jadi WBTB Indonesia
  • Bali Tuan Rumah Miss Tourism International 2020
  •  
    Suarjana berharap pertemuan tersebut dapat memberikan sumbangsih bagi kesiapan masyarakat dunia dalam menyikapi ketidakpastian dan kompleksitas kehidupan di era disrupsi seperti saat ini.
     
    “Kegiatan konferensi ini juga sejalan dengan upaya masyarakat dan pemerintah Indonesia dalam mengantisipasi kemajuan teknologi digital dan pengaruhnya untuk menuju masyarakat dengan sumber daya manusia yang unggul. karena kita sama-sama menyadari bahwa bangsa yang unggul adalah bangsa yang mampu menyesuaikan diri dan mengambil manfaat yang besar dari kemajuan tersebut,” kata Gubernur seperti disampaikan Asisiten Administrasi Umum  I Wayan Suarjana di Denpasar, Rabu (21/8).
     
    Suarjana menyampakan hal itu saat menerima delegasi ICA Indonesia yang dipimpin oleh Dr. Dorien Kartikawangi dan Ketua Umum Aspikom (Asosiasi Pedidikan Tinggi Ilmu Komunikasi) Dr. Muhammad Sulhan di kantor Gubernur Bali.
     
    Pada kesempatan itu Suarjana juga menyampaikan peserta konferensi komunikasi internasional mendorong peran kearifan lokal dalam aktivitas komunikasi mengingat setiap masyarakat didunia memiliki kemampuan sendiri dalam menyikapi suatu perubahan, sehingga ketidakpastian dan kompklesitas permasalahan bisa terselesaikan dengan bijaksana dan mampu membangun saling pengertian yang memang menjadi esensi dasar berkomunikasi, baik dalam masyarakat lokal maupun global.
     
    Sementara itu, Dorien Kartikawangi mengatakan, pemilihan Bali bukanlah sekadar sebagai kota internasional semata, tetapi Bali, dan juga Indonesia mampu memberikan sumbangsih yang nyata bagi kemajuan suatu masyarakat Internasional, melalui hasil riset di bidang komunikasi yang betul-betul bisa diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat luas.
     
    “Keinginan bangsa Indonesia untuk menjadi masyarakat yang unggul, perlu memanfaatkan kemajuan AL (artificial intelligent) dan kebutuhan teknologi digital yang kian meluas di masyarakat sebagai alat yang membantu manusia, bukan sebaliknya.
     
    Dalam ledakan kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat, katanya, masyarakat dunia saat ini betul-betul dihadapkan dalam suatu ketidakpastian yang tiba-tiba datang menerjang kehidupan masyarakat. Masyarakat modern saat ini sudah masuk dalam zona nyaman yang membuatnya menjadi ‘terkejut’ ketika kemajuan teknologi tersebut mendisrupsi kenyamanan hidup masyarakat yang kemudian menjadi “shock culture.”
     
    “Yang perlu disadari, setiap kemajuan teknologi tentunya menghasilkan budaya baru yang mengikutinya, namun kali ini kecepatan kemajuan tersebut belum dapat diimbangi secara merata oleh masyarakat dunia. Ada kelompok masyarakat yang siap dan ada yang tidak siap, sehingga kondisi ini menciptakan kekagetan budaya tadi.
     

    Pilihan Redaksi

  • Kantor KUD Sulahan Dilelang, Anggota Pertanyakan Kejelasan Aset dan Dana Deposito
  • Berkat Daur Ulang Sampah, Relawan Jembrana Bisa Bantu Penyandang Disabilitas dan Siswa Tidak Mampu
  • Tanamkan Kedisiplinan dan Jiwa Kebangsaan, PIB Libatkan TNI-AL
  • > Konferensi yang akan diadakan di Bali Nusa Dua Conventioan Center (BNDCC) itu akan berlangsung selama empat hari dari tanggal 15 – 18 Oktober 2019 dengan mengusung tema “Searching for The Next Level of Human Communication Human Social and Neuro (Sociaty 5.0).
     
    Kegiatan tahunan ICA itu sedikitnya akan dihadiri 250 akademisi dan pakar berbagai perguruan tinggi ternama seperti dari Amerika Serikat, Eropa, Asia dan Australia. Mereka akan menyajikan berbagai kajian ilmiah dalam bentuk diskusi yang pada akhirnya akan dijadikan sebagai rujukan dalam mengantisipasi kompleksitas dari kemunculan Masyarakat 5.0 (Society 5.0).
     
    Adapun tema-tema yang akan dibahas antara lain, Communication industry 5.0 and Beyond,  Social Cultural 5.0 and the Implication, serta The Digitization of Content Competencies and Ethics, Governance 5.0, Politics and Good Public Governance, dan Entrepreneurship 5.0. (bbn/humasbali/rob)

    Penulis : Humas Provinsi Bali

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Konferensi Komunikasi Internasional Bali Tuan Rumah Shock Culture



    News Lainnya :

    NEWS Rabu, 13 November 2019 | 06:30
    Upacara Odalan Pura di Bantul Dibubarkan Sejumlah Warga
    Upacara Odalan atau peringatan Maha Lingga Padma Buana di Dusun Mangir Lor Kecamatan pajangan Kabupa ...
    HUKRIM Selasa, 12 November 2019 | 20:25
    Bos Hotel Paradiso Grup Jalani Sidang Perdana di PN Denpasar
    Pengusaha pemilik dari Pradiso Hotel grup, Harijanto Karjadi (65), menjalani sidang perdana di PN De ...
    HUKRIM Selasa, 12 November 2019 | 20:25
    Rem Blong Truk Sarat Muatan Ambruk di Tikungan
    Diduga alami rem blong, truk bermuatan penuh minuman dalam kemasan ambruk di jalur menikung Bukit Be ...


    Berita Lainnya

    INFORMASI Jumat, 08 November 2019 | 12:40
    Kejari Gianyar Gelar Pelayanan Tilang Keliling
    Mendekatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam pelayanan tilang kepada pelanggar lalu linta ...
    NEWS Jumat, 08 November 2019 | 18:20
    Heboh Kasus Guru "Threesome" di Buleleng, Ini Penjelasan Seksolog Bali
    Kasus hubungan seksual bertiga atau "threesome" yang menjerat guru honorer berinisial SND ...
    INFORMASI Kamis, 07 November 2019 | 18:20
    Denpasar Raih Peringkat 6 Nasional Kota Tanggap Bahaya Narkoba
    Berdasarkan hasil studi BNN (Badan Narkotika Nasional) RI dan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV