Informasi

Ganggu Ketertiban Umum, Pemilik Cafe di Denpasar Didenda Rp1 Juta

Senin, 02 September 2019 | 16:10 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Serangkaian pelaksanaan sidak seminggu belakangan ini, Sat Pol PP Kota Denpasar kembali melaksanakan sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) bagi masyarakat yang terjaring dan kedapatan melanggar perda. 

Pilihan Redaksi

  • Humas Denpasar Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia
  • K3S Kota Denpasar Rangkul dan Motivasi Penderita Kanker
  • Mulai Persidangan Kasus Narkoba, Ismaya Terancam 12 Tahun Penjara
  •  
    Adapun sidang yang dipimpin Hakim Ketut Kimiarsa, SH dan Panitera Ni Nengah Karang, SH, ini menjatuhkan hukuman denda beragam bagi seluruh pelanggar dengan kisaran Rp. 150 ribu bagi 4 pelanggar KTR dan denda Rp. 1 Juta bagi pelanggar ketertiban umum pemilik cafe.  
     
    Sidang yang mengambil tempat di Banjar Belaluan Denpasar, Senin (2/9) ini turut menjatuhkan hukuman denda kepada 5 orang pelanggar yang terdiri atas 4 orang pelanggar KTR, 1 orang pelanggar ketertiban umum pemilik cafe.  
     
    Kasat Pol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga saat diwawancarai usai Sidang Tipiring menjelaskan bahwa pelaksanaan Sidang Tipiring ini merupakan upaya untuk memberikan efek jera bagi masyarakat yang melanggar perda. Selain itu, pelaksanaan sidang tipiring juga turut mengambil tempat di banjar atau ruang publik lainnya, ini sebagai bentuk sosialisasi perda guna meminimalisir pelanggaran perda oleh masyarakat.
     
    “Sidak dan Tipiring ini bukan untu mencari kesalahan, melainkan untuk penegakan perda dan mensosialisasikan perda itu sendiri, sehingga masyarakat dapat mengaplikasikan dan mentaatinya,” jelas Dewa Sayoga.

    Pilihan Redaksi

  • Sarjana Komputer Ikut Nyalon Perbekel di Yeh Sumbul
  • Sidak KTR, Puskesmas Rendang Langsung Dapat Surat Teguran
  • Pembuang Limbah Sablon ke Sungai Didenda Rp 3 Juta
  •  
    Lebih lanjut dikatakan, masih adanya laporan dari masyarakat akan gangguan keamnan dan ketertiban masyarakat menjadikan Sat Pol PP Kota Denpasar gencar melaksanakan sidak. Hal ini juga guna memastikan tidak adanya aktivitas yang justru dapat merugikan dan mengganggu orang lain.
     
    “Sidak ini akan terus kami lakukan sampai masyarakat paham akan pentingnya taat aturan, dan dipilihnya banjar sebagai lokasi pelaksanaan sidang tipiring adalah untuk memberikan efek jera sekaligus sebagai wahana sosialisasi perda bagi masyarakat,” ujarnya.
     
    Menurut Dewa Sayoga, adapun keseluruhan pelanggar melanggar Perda No 1 Tahun 2015 tentang ketertiban umun dan Perda No 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok.
     
    “Para pelanggar ini nantinya akan dikembalikan untuk dilakukan pembinaan serta diberikan arahan untuk tidak melanggar Perda,” pungkasnya. (bbn/humasdenpasar/rob) 

    Penulis : Humas Denpasar

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : SIdang Tipiring Pemilik Cafe Didenda



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV