Informasi

Pemprov Datangkan Pembicara Kemenkeu RI Ubah Pola Pikir ASN Jadi Agen Perubahan

Kamis, 05 September 2019 | 16:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Reformasi birokrasi terus dilakukan jajaran Pemprov Bali, salah satunya dengan menggembleng ASN agar siap menjadi agen perubahan. 

Pilihan Redaksi

  • Pemprov Bali Diharapkan Mampu Manfaatkan Pelatihan GP Untuk Terapkan Konsep Hijau
  • Sinergi Bangun Citra Pemerintah, Wabup Kembang Ajak ASN Bijak Bermedsos
  • Aset Pemprov Bali, Koster Setuju Hibahkan Kantor DPD RI Bali
  •  
    Bertepatan dengan satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) pada Kamis (5/9), Pemprov Bali mendatangkan pembicara dari Kementerian Keuangan RI dalam kegiatan Sosialisasi Agen Perubahan Pemprov Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali.
     
    Sekretaris Daerah Provinsi Bali diwakili Asisten Administrasi Umum I Wayan Suarjana, ST.MT menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang menghadirkan jajaran birokrasi ini. Menurutnya kegiatan ini memiliki makna yang strategis dalam upaya mengubah pola pikir (mind set) dan budaya kerja (culture set) ASN Pemprov Bali. 
     
    Sehingga nantinya mereka diharapkan dapat meningkatkan integritas dan kinerja organisasi serta mendukung implementasi reformasi birokrasi  dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, responsif, berdaya guna dan berhasil guna. 
    Suarjana yang didampingi Kepala Biro Organisasi Wayan Serinah menyebut, birokrat ibarat mesin bagi pembangunan yang harus dijaga integritasnya dan ditingkatkan kinerjanya.
     
    Suarjana menambahkan, pembentukan agen perubahan merupakan salah satu kegiatan strategis dalam mengimplementasikan Reformasi Birokrasi khususnya pada area manajemen perubahan. “Sebagaimana kita ketahui, reformasi birokrasi merupakan salah satu program prioritas Presiden Jokowi-JK yang diturunkan dari visi Nawacita ke-2 yaitu membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya,” ujarnya. 
     
    Hal ini sejalan dengan visi Gubernur Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali misi ke-22 yaitu mengembangkan pemerintahan daerah yang efektif, terbuka, transparan, akuntabel dan bersih serta meningkatkan pelayanan publik terpadu yang cepat, pasti dan murah. Agen perubahan merupakan rangkaian inisiatif strategis Pemprov Bali dalam mengimplementasikan reformasi birokrasi pemerintah daerah. 
     

    Pilihan Redaksi

  • Diikat di Tiang Listrik, Pria Kedapatan Bobol Mini Market Jadi Tontonan Warga
  • The Hydrant Pamer Lagu di Album Baru, Navicula Janji Tak Bedakan Panggung
  • 5 Juta Pelanggan di Indonesia, OYO Resmikan Jaringan Hotel di Bali
  • Kegiatan yang digelar kali ini merupakan sarana pembinaan agen perubahan pada aspek pemahaman pembentukan agen perubahan, pemberdayaan agen perubahan, implementasi program manajemen perubahan, mempengaruhi sikap dan perilaku orang lain, metode komunikasi, serta penajaman reformasi birokrasi.
     
    Dia berharap para agen perubahan menjalankan proses perubahan yang terencana agar bisa berlangsung dengan baik dan dapat memberikan hasil optimal. Mereka yang hadir dalam sosialisasi diharapkan menjadi pelaku utama membantu pimpinannya menjadi pelopor dan menjadi contoh dan panutan dalam perubahan. 
     
    Pada bagian lain, Suarjana juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Central Transformation Office (CTO) Kementerian Keuangan RI atas kerjasama yang telah terbangun selama ini dalam mewujudkan good governance di wilayah Bali.
    Adelina Sirait dari Central Transformation Office (CTO) Kementerian Keuangan RI dalam ceramahnya menekankan bahwa perubahan harus dimulai dari dalam diri masing-masing. (bbn//humasbali/rob)

    Penulis : Humas Provinsi Bali

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pemprov Kemenkeu ASN Agen Perubahan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV