Informasi

Denpasar Masuk 10 Besar Kabupaten/Kota Berinovasi

Tim Validasi Kemendagri Sambangi Pemkot Denpasar

Selasa, 10 September 2019 | 17:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Pemerintah Kota Denpasar terus berinovasi untuk kemajuan dan memberikan pelayanan secara mudah, transparan  dan cepat kepada masyarakat Kota Denpasar.  Berbagai inovasi yang diluncurkan mengantarkan Pemerintah Kota Denpasar masuk nominasi sepuluh besar nominator Kabupaten/Kota berinovasi. 

Pilihan Redaksi

  • Pemkot diundang Gorontalo Paparkan Keberhasilan Raih Kota Layak Anak
  • Pemkot Serahkan Patung Pahlawan Kapten IB Putu Djapa
  • Kota Marseille Perancis Jajaki Kerjasama dengan Pemkot Denpasar
  •  
    Hal ini disampaikan Ketua Tim Penilai Validasi Lapangan Untuk Penilaian inovation goverment award (IGA) Pemerintah Daerah Tahun 2019 Kementerian Dalam Negeri Drs. Jerry Walo, S.Sos, MM kepada Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat melakukan validasi di Denpasar Selasa (10/9).
     
    Dalam kesempatan tersebut juga hadir Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, dan Kepala Badan Litbang Kota Denpasar Putu Naning Djayaningsih. Dalam penilaian itu Jerry Walo mengatakan, daerah yang masuk nominator inovasi pihaknya melakukan validasi secara langsung ke lapangan, setelah itu akan ada pemberian penghargaan pemerintah Daerah Inovatif. Semua itu bertujuan untuk mendorong peningkatan kinerja Pemerintah Daerah untuk melakukan kreativitas dan inovasi serta berkinerja lebih baik demi pelayanan dan peningkatan  kesejahteraan masyarakat.
     
    Selain itu penilaian bertujuan agar dapat mendorong kompetensi positif antar pemerintah Provinsi dan antar pemerintah Kabupaten/Kota secara transparan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan peningkatan pembangunan guna terwujudnya kesejahteraan rakyat. 
     
    Inovasi yang diciptakan Pemerintah Daerah harus mengandung pembaharuan terhadap unsur sebagian atau unsur secara keseluruhan penyelenggaraan daerah. Inovasi daerah itu harus memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah. Selain itu inovasi daerah itu tidak mengakibatkan atau ada pembatasan kepada kepada masyarakat.
     
    Menurutnya banyak kriteria dalam penilaian inovasi daerah harus bermanfaat kepada masyarakat dan daerah. Selain itu inovasi daerah juga harus atau tidak ada pembebanan atau pembatasan kepada masyarakat dan tidak sesuai dengan perundang-undangan. 
     
    “Penilaian ini langsung dengan sistem sehingga kabupaten/kota yang mendapat penghargaan tidak dapat diganggu gugat," ujarnya.
    &

    Pilihan Redaksi

  • Miliki 29 klip Sabu dan Ekstasi, Sulastri Terancam 20 Tahun Penjara
  • Pengembangan Pelabuhan Benoa Dukung KEK Pariwisata di Bali
  • 2 Tersangka Pembunuhan Kadek Roy Dilimpahkan ke Kejari Badung
  • nbsp;
    Sementara itu Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengaku bersyukur karena Pemerintah Kota Denpasar masuk nominator kabupaten/kota 10 besar.  Menurut Rai Mantra inovasi yang pertama dibuat Pemerintah Kota Denpasar dalam masa kepemimpinannya adalah Sewaka Dharma. Inovasi ini  dibentuk pertama untuk merubah mindset PNS dari dilayani menjadi melayani. “Sewaka Dharma itu berarti melayani adalah kewajiban,” ujarnya.  
     
    Rai Mantra menjelaskan sewaka dharma terbentuk baru  dibangun inovasi fisiknya dengan membangun Gedung Sewaka Dharma dengan dengan konsep pelayanan terpadu  satu pintu.
     
    Tidak sampai disana Pemerintah Kota Denpasar terus berinovasi untuk membuat inovasi untuk yang membantu dan bermanfaat kepada masyarakat. Diantaranya mall pelayanan publik, Pengaduan Rakyat Online (Pro Denpasar) Revitalisasi Pasar Tradisional, Penataan Sungai, Damakesmas dan call center. (bbn/humasdenpasar/rob)

    Penulis : Humas Denpasar

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Tim Validasi Pemkot Denpasar Inovasi Penghargaan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV