Hukrim

WN Rusia Mengaku Membeli Hasish untuk Diedarkan ke Turis Asing Lewat Website

Selasa, 08 Oktober 2019 | 20:25 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Setelah menjalani pemeriksaan penyidik Satresnarkoba Polresta Denpasar, tersangka Andrew Ayer (31) warga negara Rusia yang ditangkap dengan barang bukti 521,11 gram senilai Rp1,5 miliar, mengakui membeli hasish melalui website. 

Pilihan Redaksi

  • Sita 0,5 Kg Hasish, Polisi Tangkap Pengedar Bule Rusia Sasar Pelanggan Wisatawan
  • Polisi Bekuk 3 Pemuda Ambil Tempelan Sabu di Pemogan
  • Pria Asal Banyuwangi Sebagai Kurir Sabu Terancam 12 Tahun
  • Setelah paketan narkoba berbentuk padatan coklat itu tiba di Bali, tersangka kemudian memecah-mecahkannya dan menjualnya khusus kepada wisatawan asing yang datang ke Bali. Pengakuan tersangka ini disampaikan Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan didampingi Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhamad Nurul Yaqin, Selasa (8/10). Di pemeriksaan, tersangka Andrew mengakui membeli hasish tersebut dengan cara memesan melalui website GIDRA.RU. 
    Dalam pemesanan melalui website tersebut, tersangka kemudian melakukan transferan uang ke bandarnya dan mengambil hasish dengan sistem tempel. Tersangka yang sudah 3 kali datang ke Bali itu mengakui sudah enam kali memesan hasish. 
    Untuk sekali pesan sebanyak 500 gram atau setengah kilogram. Selanjutnya, barang haram itu dijual seharga Rp 2.500.000 sepaket seberat 1 gram. Setelah memesan barang, tersangka Andrew lantas dihubungi seseorang warga lokal untuk mengambil paket narkoba di pinggir jalan di wilayah Canggu. 
    "Jadi modusnya sama dengan pengedar narkoba pada umumnya. Hanya saja, tersangka ini memulai transaksi melalui website,” ungkap Kombes Ruddi, Selasa (8/10/2019). 
    Mantan Wadireskrimsus Polda Bali ini kembali menerangkan, dia memecah-mecahkan paketan hasish di tempat tinggalnya di Jalan Pantai Brawa No 41, Banjar Plambingan, Tibubeneng, Kuta Utara. Lalu, paketan hasish itu diedarkan ke wisatawan asing yang datang ke Bali.  "Dia mengedarkannya kepada wisatawan asing saja, tidak ada warga lokal. Transaksinya di seputaran Jalan Dewi Sri, Kuta," terang mantan Kapolres Badung ini. 
    <

    Pilihan Redaksi

  • Loncat dari Lantai 3 Korban Perampokan Ibu dan Anak Alami Patah Tulang
  • Polisi Masih Kejar Komplotan Pelaku Perampok 3 Rumah Mewah
  • Satpam Villa Residivis Jambret Emak-Emak untuk Beli Miras
  • div style="margin-bottom: 15px;">Tak hanya sebagai pengedar, tersangka Andrew juga mengkonsumsi hasish. Sedangkan keutungannya dari bisnis haram itu digunakan untuk biaya hidup selama tinggal di Bali. 
    "Tersangka datang ke Bali dengan menggunakan visa kunjungan. Dia juga tinggal di Jakarta," sebut perwira melati tiga dipundak ini. 
    Akibat perbuatannya, tersangka Andrew dijerat Pasal 111 dan pasal 114 UU 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun ditambah 4 tahun penjara. "Tersangka berperan sebagai pengedar lintas negara. Kami masih kembangkan kasus ini. Sebab ada dugaan jaringan tersangka melibatkan warga lokal," tegasnya. 
    Diberitakan sebelumnya, tersangka Adrew Ayer dibekuk di Shisa Cafe di Jalan Sunset Road No. 99, Kuta, Badung, Selasa (1/10) sekitar pukul 21.00. Dari tangannya diamankan enam paket hasish seberat 521,11 gram yang disimpan di dalam tas gendong.   

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : WN Rusia Pengedar Hasish Website



    News Lainnya :

    HUKRIM Kamis, 21 November 2019 | 06:00
    Pemuda Penabrak Bripka Gede Yudha Ditetapkan Sebagai Tersangka
    Pengemudi mobil Agya DK 1374 IA berinisial I MD DAA (18)yang menabrak anggota Dit Sabhara Polda Bali ...
    INFORMASI Rabu, 20 November 2019 | 22:00
    Putri Koster Berharap Karya Perupa Perempuan Bali Bisa Mendunia
    Pulau Bali yang memiliki sebutan sebagai Pulau Dewata, dikenal dengan keramahtamahan warga serta kha ...
    INFORMASI Rabu, 20 November 2019 | 20:30
    Lindungi Konsumen, Disdagperin Bali Awasi dan Uji Produk Baja Tulangan Beton
    Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Bali telah melakukan pengawasan terhadap ...


    Berita Lainnya

    NEWS Jumat, 01 November 2019 | 09:55
    Kaori Ushida Raih Penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang tahun 2019
    Pada tanggal 31 Oktober 2019 bertempat di Mataram telah diselenggarakan Upacara Penyerahan Piagam Pe ...
    HUKRIM Kamis, 07 November 2019 | 22:05
    "Sincan" Otaki Pencurian Kotak Sesari Hingga Motor
    Seorang warga asal Banjar/Desa Tista, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng I Putu Sudiartana, ali ...
    NEWS Senin, 11 November 2019 | 06:00
    Gubernur NTB Bagi Bingkisan untuk Veteran dan Rehab Rumah Tak Layak Huni
    Puluhan pejuang veteran dari Legium Veteran RI (LVRI) Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat bi ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV