News

KMHDI Desak Presiden Jokowi Gerak Cepat Tangani Bencana Kabut Asap

Selasa, 17 September 2019 | 12:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, .
Beritabali.com, Jakarta. Meningkatnya dampak buruk bencana kabut asap di sejumlah wilayah di Indonesia Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) medesak Presiden Joko Widodo untuk segera mengambil tindakan.

Pilihan Redaksi

  • Kisruh Internal, Pimpinan KPK Serahkan Mandat Lembaga kepada Presiden Jokowi
  • Sebagai Contoh, KMHDI Berharap Rektor Asing Diberlakukan pada 15 Universitas Teratas
  • Presiden Jokowi Lantik Kenaikan Pangkat 11 Pati Polri, Salah Satunya Krama Bali
  •  
    Ketua Presidium Pimpinan Pusat KMHDI I Kadek Andre Nuaba menilai bencana kabut asap tidak hanya telah merusak hutan Indonesia, namun telah mengancam keberlangsungan hidup warga yang terdampak.
     
    “Sudah terlalu banyak kerugian yang diakibatkan dari bencana kabut asap ini. Sekolah diliburkan, penyakit ISPA mengancam, aktivitas perekonomian menurun, lahan hijau dan fauna terancam punah. Kami mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera mengambil tindakan tegas,” ungkapnya di Jakarta 17 September 2019.
     

    Pilihan Redaksi

  • Ditinggal Upacara, Burung Murai Batu Senilai Jutaan Rupiah Raib
  • Bawaslu Bali Prediksi Potensi Pelanggaran Pilkada Banyak Terjadi di Karangasem
  • Kontingen Festival Seni Hindu NTB Berlaga di Ajang Nasional
  • v>Menurutnya, terjadinya kembali bencana kabut asap yang disebabkan oleh pembakaran hutan dan lahan secara liar akibat belum tegasnya pemerintah dalam menindak pelaku pembakaran.
     
     
    “Baik terhadap subjek hukum individu maupun korporasi, imparsialitas hukum harus diwujudkan secara tegas. Implikasi permasalahan ini sudah terlalu kompleks. Membiarkan keberlangsungan hidup rakyat terancam adalah kejahatan luar biasa,” sambungnya lagi.
     
    Selain penindakan, KMHDI juga mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh secara strategis dan sistematis terhadap kementerian dan lembaga terkait yang bertanggung jawab atas karhutla.
     
    “Ada pola yang salah, sehingga bencana tahun 2015 kini terjadi kembali. Untuk itu pemerintah juga dibutuhkan untuk melakukan pemulihan lingkungan hidup, sosial, dan ekonomi agar kondisi wilayah segera kembali normal,” tutupnya. (bbn/rls/rob)

    Penulis : Rilis Pers

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : KMHDI Presiden Jokowi Kabut Asap Indonesia



    News Lainnya :

    INFORMASI Kamis, 14 November 2019 | 16:35
    Sambut HUT ke-20, DWP Provinsi Bali Gelar Penanaman Pohon di Pura Kentel Gumi
    Dalam rangka menyambut HUT ke-20 Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali tanggal 7 Desember 2019 menda ...
    INFORMASI Kamis, 14 November 2019 | 16:25
    Pernah Jadi Pengurus Pencak Silat, Wagub Cok Ace Rasakan Sulitnya Atlet Latihan
    Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati melepas kontingen Bali yang akan berlaga dal ...
    INFORMASI Kamis, 14 November 2019 | 16:00
    Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Desa Bona Blahbatuh Dinilai Tim Provinsi Bali
    Desa Bona Blahbatuh Gianyar dinilai tim penilai lomba Kesatuan Gerak (KG) PKK, Kependudukan Keluarga ...


    Berita Lainnya

    HIBURAN Senin, 28 Oktober 2019 | 13:00
    Band Rock Melodic Asal Jembrana, Exo Kadal Rilis Album "Leak Milenial"
    Setelah mengeluarkan album pertama "Suba Kadung Belus" dengan 9 lagu, band rock melodic mo ...
    ENGLISH Kamis, 07 November 2019 | 18:00
    The Development of The Besan Klungkung Tourism Village was Accelerated
    Klungkung Regency has a lot of tourism attractions, one of them is Besan Village which has the charm ...
    INFORMASI Kamis, 07 November 2019 | 14:00
    30 Sekolah Ramah Anak di Gianyar Gelar Sehari Belajar di Luar Kelas
    Sebanyak 30 Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Gianyar, Kamis (7/11), secara serentak melaksanakan kegi ...

    Trending News

    Trending Terhangat

    Berita Bali TV