Ekbis

Prinsip Koperasi Syariah Masuk dalam RUU Perkoperasian Tidak Masalah

Rabu, 18 September 2019 | 10:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Bali, I Gede Indra mengatakan tidak masalah jika prinsip-prinsip koperasi Syariah masuk ke dalam RUU Perkoperasian karena spesifikasinya berlaku bagi koperasi yang polanya Syariah. 

Pilihan Redaksi

  • Tim SAR dan Polair Evakuasi Kapal Mati Mesin di Selat Lombok
  • Suara Ledakan Terdengar, Kebakaran Tiga Kios Hebohkan Warga Abang
  • Tabanan Akan Bubarkan 99 Koperasi
  •  
    Akan tetapi, lanjutnya, bagi Koperasi konvensional tentunya harus tetap menggunakan prinsip-prinsip berlaku umum. Dalam artian, prinsip tersebut dapat menambah atau diatur terutama dalam rangka memberi payung hukum bagi koperasi yang melakukan pola pelayanan Syariah. 
     
    "Setidaknya harus tetap mampu mengacu pada definisi jati diri Koperasi tersebut. Pola Syariah jangan sampai malah melayani non anggota. Jika hal tersebut sampai terjadi, tentu sudah salah. Jika bisa jangan sampai terjadi hal seperti itu," paparnya.
     
    Dilihat dari jati diri koperasi yaitu, definisi, nilai-nilai serta prinsip jati diri koperasi tersebut seluruh dunia sama. Setidaknya, KSP harus  melayani para anggotanya saja. Dirinya melihat sejuah ini Koperasi di Bali belum ada yang berjenis Syariah tetapi di luar Bali telah ada beberapa. 
     
    "Sepengetahuan saya dengar ada di luar Bali, seperti di daerah Jawa tengah Timur dan Banten," jelasnya. (bbn/aga/rob)

    Penulis : Agung Gede Agung

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Prinsip Koperasi Syariah RUU Perkoperasian UKM Bali



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV