Hukrim

Tanpa Didampingi Pengacara, Pria Asal Kapuas Terima Tuntutan Jaksa 9 Tahun Penjara

Rabu, 18 September 2019 | 14:30 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Bashori Aditia terdakwa asal Kapuas, Kalimantan Tengah ini menerima tuntutan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) walau tanpa didampingi pihak pengacara.

Pilihan Redaksi

  • Kasus Kematian Bayi, Jaksa Tuntut Pemilik TPA 3 Tahun Bui
  • Jaksa Beberkan Kronologi Kasus Narkoba Bule Inggris Bersama Teman Wanitanya Diciduk
  • Jaksa Tuntut Pemuda Edarkan Sabu dalam Bungkus Permen 8 Tahun Penjara
  •  
    Pemuda kelahiran 31 Maret 1999, ini oleh Jaksa Ni Putu Widyaningsih,SH dituntut di atas 5 tahun penjara yaitu selama 9 tahun. Ketua Majelis Hakim Wayan Ginarsa,SH.MH sebelum JPU membacakan tuntutannya sempat menanyakan soal pengacara terdakwa. 
     
    Namun pengacara yang mendampingi sebelumnya tidak bisa hadir dan terdakwa meyakinkan bahwa dirinya tidak keberatan untuk dibacakan tuntutan pihak JPU dari Kejari Denpasar
    "Ya berati untuk sidang selanjutnya diagendakan saja untuk plaedoi, ya. Karena anda tidak keberatan saat ini," kata Hakim Ginarsa di muka sidang ruang Candra, Rabu (18/9) PN Denpasar.
     
    Dikatakan jaksa bahwa pemuda 20 Tahun ini dinilai bersalah melakukan tindak pidana Narkotika sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 atas kepemilikan narkotika jenis sabu berat total mencapai 3,12 gram netto.
     
    "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 9 Tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan. Serta pidana denda sebesar satu miliar rupiah dengan subsider pidana penjara selama tiga bulan," sebut Jaksa yang murah senyum ini.
     
    Dalam dakwaan tertuang bahwa terdakwa diamankan saat akan melakukan tempelan di Jalan Pulau Alor, depan rumah No. 42, Banjar Bumi Shanti, Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat. Itu terjadi pada hari Jumat tanggal 14 Juni 2019, sekira Pukul 20.00

    Pilihan Redaksi

  • Tingkatkan Partisipasi Masyarakat, Pemkot Gelar Festival Kota Hijau
  • Wabup Kembang Ajarkan Kepemimpinan pada Calon Taruna
  • Prinsip Koperasi Syariah Masuk dalam RUU Perkoperasian Tidak Masalah
  • WITA.
     
    Saat diamankan, petugas menemukan satu paket berisikan sabu. Selanjutnya, terdakwa yang bekerja di Travel ini digiring ke tempat kosnya Jalan Pulau Bungin, Lingkungan Pitik,  Pedungan, Denpasar Selatan.
     
    Saat penggeledahan di kos terdakwa ditemukan barang bukti 1 buah timbangan elektrik, 1 buah bong, serta 1 tas slempang kulit warna hitam yang didalamnya berisi : 20 buah plastik klip warna berisi kristal bening Narkotika jenis shabu.
     
    "Dari total 21 paket plastik klip berisi sabu yang diamankan petugas berat bersih mencapai 3,12 gram. Selanjutnya terdakwa dan barang bukti tersebut dibawa ke Polresta Denpasar," kata Jaksa dalam dakwaan.
     
    Keterangan terdakwa selama ini hanya melakukan dari perintah Agus Junet (DPO) sejak Mei 2019, yang tugasnya menempelkan Narkotika jenis shabu. "Dari mulai menempel hingga membagi per paket serta mengambil sabu atas perintah Agus Junet (DPO)," tutup Jaksa Widyaningsih. (bbn/maw/rob)

    Penulis : Made Ari Wirasdipta

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Kalimantan Pengacara Tuntutan Jaksa Kejari Denpasar Denpasar



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV