Informasi

Jelang Coblosan Pilkel, Kampanye Di Medsos Makin Gencar

Kamis, 19 September 2019 | 18:00 WITA

Beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, JEMBRANA.
Beritabali.com, Mendoyo. Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2019 di 35 desa di Kabupaten Jembrana, yang akan berlangsung 23 September ini dimanfaatkan oleh para calon perbekel dengan makin gencar berkampanye di media social (medsos).

Pilihan Redaksi

Salah satunya adalah calon perbekel dari Desa Yeh Sumbul, Mendoyo, nomor urut 2 yaitu I Putu Suadnyana, S.Kom, yang merupakan alumni Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Jembrana (STITNA) yang lulus tahun 2012. Suadnyana yang dicalonkan oleh para tokoh masyarakat di Yeh Sumbul ini akan memperebutkan 5.422 suara pemilih yang tersebar di 11 TPS di Desa Yeh Sumbul bersama dua calon perbekel lainnya. Sebagai lulusan Teknik Informatika, Suadnyana paham betul bagaimana memanfaatkan media khususnya facebook dan Whatsapp (WA)  untuk berkampanye. Selain aktif melakukan simakrama dan menghadiri undangan warga, dia juga aktif memposting aktifitasnya selama kampanye ke facebook dan WA, bahkan dia mengakui punya strategi agar postingannya bisa menjangkau akun facebook warga Yeh Sumbul.
"Saya juga belajar tentang digital marketing dan ilmu ini sangat penting di era digital, kalau sekarang saya memanfaatkan social media untuk branding pribadi saya, jika saya terpilih sebagai perbekel tentu saya akan membranding desa saya," ujar Suadnyana yang sebelum mencalonkan diri menjadi perbekel menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan yg membidangi Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat, di Pemerintahan Desa Yeh Sumbul. Ketika ditanya bagaimana peluang terpilih dan bagaimana jika seandainya tidak terpilih, dia menyatakan optimis meraih suara terbanyak dan jika tidak terpilih tetap mengabdi buat desanya tercinta.
"Saya bersama seluruh relawan pemenangan 02 optimis bisa meraih suara terbanyak di Pilkel Desa Yeh Sumbul, jika saya terpilih, saya akan merangkul semua calon yang kalah sesuai dengan keahlian dan bidang masing masing dalam tujuan membangun Desa Yeh Sumbul kearah yang lebih baik. Dan apabila Tuhan Yang Maha Kuasa punya jalan lain untuk saya, dan tidak terpilih maka saya akan tetap mengabdi untuk membangun desa sebagai  Kepala Seksi Pelayanan bid.  pemerdayaan dan pembinaan masyarakat di kantor desa yehsumbul sesuai jabatan sebelum saya cuti," papar Suadnyana yang merupakan lulusan terbaik di STITNA dengan IPK 3.65. Lebih lanjut Suadnyana menyampaikan, dirinya ingin melakukan perbaikan agar Yeh Sumbul menjadi lebih baik, untuk itu dia berharap masyarakat Yeh Sumbul memberikan kepercayaan kepadanya dengan datang ke TPS dan mencoblos nomor 2. "Jika terpilih nantinya saya akan menerapkan aplikasi perkantoran bebasis desktop dan online untuk transparansi, juga mengembangkan web tentang potensi Desa Yeh Sumbul yang belum berjalan selama ini," jelas Suadnyana yang pernah menjadi Ketua Sekaa Teruna Br. Pk.Languan Mekar dan wakil ketua Senat Mahasiswa STITNA.
Selain itu, Suadnyana juga akan memajukan badan usaha milik desa untuk percepatan pembangunan di Desa Yeh Sumbul. "Saya akan mengembangkan unit-unit usaha ekonomi produktif,  dengan menggali potensi desa dan destinasi wisata berbasis teknologi digital,"pungkas Suadnyana. (bbn/gus/adv)

Penulis : Berita Advertorial

Editor : Gus


TAGS : Pilkel Yeh Sumbul Jembrana Stitna Kampanye



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV