Ekbis

Kepala Desa Harus Dorong Perekonomian Desa Lebih Maju

Kamis, 26 September 2019 | 21:50 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
 Kepala Desa saat ini jangan hanya bisa mensejahterakan masyarakat dari layanan Pemerintah saja. Akan tetapi harus mampu memiliki kemampuan juga, serta bertangung jawab terutama dalam hal memajukan atau dapat mendorong perekonomian di Desa  yang dipimpinnya.

Pilihan Redaksi

  • Bupati Giri Prasta Serahkan Dana Upakara Rp700 Juta di Desa Adat Lukluk
  • LPPM Unud Dorong Gerak Ekonomi Desa Bangun Kewirausahaan di BUMDes
  • Kakak Beradik Yatim Piatu di Desa Selat, Klungkung Jualan di Pasar untuk Biaya Sekolah
  •  
    "Tentu masyarakat desa dapat menentukan siapa yang bisa melakukan hal tersebut. Tidak hanya bagus dalam bidang Pemerintahan akan tetapi, memiliki talenta serta jiwa kewirausahan yang tingg juga. Yang akhirnya akan memberi dampak terhadap perekonomian masyarakat di Desa tersebut juga," jelas Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng, belum lama ini.
     
    Ia menjelaskan tugas Prebekel atau Kepala Desa memang sulit, jika dilihat secara garis besarnya dapat dibagi menjadi dua. Yakni, pertama sebagai aparatur Pemerintah dan kedua seyogyanya harus mampu tingkatkan perekonomian di Desa. 
     
    "Pertama sebagai aparatur Pemerintah yang paling bawah berhadapan langsung dengan masyarakat berkaitan dengan layanan di bidang Pemerintahan itu tupoksi pertamanya. Akan tetapi, di lain pihak dibebankan pula agar mampu menjalankan serta bertangung jawab terhadap perekonomian di Desa tersebut," ujarnya.
     
    Meski demikian melihat sistem saat ini, dengan talenta yang dimiliki oleh seorang Kepala Desa, hal tersebut sudah tidak menjadi suatu masa

    Pilihan Redaksi

  • Maling Satroni Rumah, Uang Belasan Juta dan Ratusan Gram Perhiasan Emas Lenyap
  • Indikasi Pajak Galian Bocor dan Temuan Kupon Putih, Ini Pernyataan BPKAD Karangasem
  • Polda Bali Kirim 300 Personil ke Polda Metro Jaya
  • lah lagi bagi Kepala Desa.
     
    "Tinggal melakukan kerjasama agar bisa saling bahu-membahu. Misal, mulai dengan perguruan tinggi, akademik, Korporat maupun teman-teman pelaku usaha yang telah berpengalaman. Yang jelas dalam hal ini bukan Bapak Kepala Desa yang melakukan, misal kegiatan BUMdes melainkan bisa dilimpahkan dengan teman-teman yang memang memiliki kemapuan melaksanakan," paparnya.
     
    Jika dilihat lahirnya Kepala Desa juga tidak dilakukan dengan penunjukan atau dengan asal-usulnya tidak jelas, tetapi pemilihan tersebut dilakukan tentu dengan sangat ketat dilakukan langsung oleh masyarakat Desa.
     
    "Dengan pola seleksi yang dilakukan, bagaimana kepala desa dapat menjabat tentu telah melalui proses. Bisa saja dalam proses seleksi termasuk dibidang BUMdes tersebut. Misalnya, dengan proses tersebut seorang Kepala Desa yang memiliki kemampuan di Pemerintahan maupun di bidang dunia usaha dalam rangka peningkatan perekononian di masyarakat telah melalui seleksi, juga," tutupnya. (bbn/aga/rob)

    Penulis : I Komang Robby Patria

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Kepala Desa Perekonomian Desa Masyarakat Universitas Udayana



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV