News

Tiga Bulan Klaim BPJS Belum Dibayar, RSUD Karangasem Ngutang Obat

Rabu, 09 Oktober 2019 | 22:40 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KARANGASEM.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karangasem beberapa bulan ini terpaksa ngutang untuk memenuhi kebutuhan obat dan operasionalnya.

Pilihan Redaksi

  • Rapat Gabungan DPRD Karangasem Bahas PAD yang Merosot
  • BPBD Karangasem Kirim Pasokan Air Bersih di Desa Bukit
  • Golkar Karangasem Intruksikan Jajarannya Kawal Demokrasi Pilkades
  • Kondisi ini, menurut Direktur RSUD Karangasem, I Wayan Suardana dikarenakan mandegnya klaim dari BPJS sejak bulan Juni, Juli dan Bulan Agustus yang semestinya sudah terbayar dengan nilai yang cukup fantastis yaitu sekitar Rp.14,9 Miliar. Namun dikatakan Suardana hingga detik ini sama sekali belum terbayar. 
    Tak sampai disana dari pihak BPJS sendiri  belum memberikan kepastian kapan akan dilakukan pembayaran tersebut. Tentunya, kondisi ini cukup berdampak terhadap biaya operasional Rumah Sakit terutama untuk kebutuhan esensial seperti obat - obatan, bahan habis pakai, makanan pasien dan pemeliharaan gedung termasuk pembayaran jasa pelayanan dokter.
    "Tunggakan yang harus dibayar selama tiga bulan. Untuk operasional sementara ini masih dalam bentuk hutang kepada pihak yang diajak kerja sama, seperti obat kita masih ngutang," kata Suardana saat Komisi IV DPRD Kabupaten Karangasem menggelar monitoring pagi ini, Rabu (09/10/2019) di RSUD Karangasem.
    Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Karangasem yang dipimpin langsung oleh Ketua, I Nyoman Rena mendapati kondisi tersebut pihaknya sepakat untuk secepatnya mengkomunikasikan persoalan ini dengan BPJS. Bahkan agar segera mendapat solusi pihaknya juga akan secepatnya menjadwalkan pemanggilan pihak BPJS.
    "Kita akan panggil pihak BPJS  kemudian kita akan mencarikan solusi bersama-sama agar persoalan ini bisa cepat ditangani," kata Rena.

    Penulis : bbn/igs

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : BPJS RSUD Karangasem



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV