Hukrim

Polda NTB Musnahkan Bom Mortir Sisa Perang Dunia II

Kamis, 10 Oktober 2019 | 20:40 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, .
Pemusnahan massal sejumlah barang bukti (BB) dan bahan peledak, dilakukan jajaran Polda NTB di Lapangan Mako Brimob NTB, Kamis (10/10). 

Pilihan Redaksi

  • NTB Manfaatkan Medsos Dukung Program Laju Digital
  • Australia Jajaki Kerjasama Program Beasiswa Pendidikan ke LN Pemprov NTB
  • Musnahkan BB Narkotika, BNNP NTB Blender Shabu Senilai Rp 800 Juta
  • Barang Bukti dan bahan peledak berupa granat nanas dan bom ikan serta detonator, sebagian merupakan peninggalan Perang Dunia II, serta hasil dari ungkapan masing-masing Polres seluruh NTB. 
    Kapolda NTB, Irjen Pol Drs Nana Sud

    Pilihan Redaksi

  • Gianyar Raih Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2019
  • Turunkan Angka Pengangguran Pemkab Gianyar Gelar Job Fair 2019
  • Bule Rusia Meninggal Usai Mendadak Lemas Saat Bermain di Pantai Seminyak
  • jana mengatakan, mengacu pada perintah Kapolri, dimana diketahui pada tanggal 4 September 2011 pernah terjadi ledakan di gudang penyimpanan bahan peledak, di wilayah Polda Jawa Tengah.
    "Yang kita pikirkan adalah dampak dari ledakan itu, apalagi kalau terjadinya dekat pemukiman penduduk," terang Irjen Nana. 
    Oleh sebab itu papar Kapolda, melalui surat perintah Kapolri untuk Polda seluruh Indonesia, harus melakukan pemusnahan atau Disposal. Sehingga seluruh Polres di NTB mengumpulkan BB dan bahan peledak yang ada di masing-masing satuan kerja (satker). Lanjut dikumpulkan di Markas Dansat Brimob NTB.
    Ada sekitar 2064 liter dari 2.000 detonator rakitan hasil pengungkapan. Kemudian 64 bahan peledak yang terdiri dari mortir dan pemilikan ini dilakukan pemusnahan. Disposal merupakan bahan peledak yang ada di Nusa Tenggara Barat. Dan rata-rata merupakan penemuan dari perang dunia dan sudah berusia ratusan tahun.

    Penulis : Ni Luh Sulastri

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Polda NTB Musnahkan Bom Sisa Perang Dunia II



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV