Ekbis

Nasional Lesu, Pasar Ritel Bali Justru Tumbuh 2 Digit

Senin, 28 Oktober 2019 | 18:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Di tengah lesunya pasar ritel secara nasional dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 5%, Coco group di Bali justru menunjukkan geliat pertumbuhan yang signifikan sebesar 10% bahkan tahun ini bisa mencapai 14-15%.

Pilihan Redaksi

  • Bisnis Kuliner Makin Moncer Ditunjang Layanan Aplikasi
  • 33 Tahun Bertahan di Bisnis MLM, CNI Ungkap 3 Faktor Sebagai Kuncinya
  • Plastik Pasca Konsumsi Masih Punya Nilai Bisnis
  • Hal ini diungkapkan I Nengah Natya Owner Coco Group saat pembukaan 3 outlet yang ke-119 dengan konsep One Stop Shopping, yakni Coco Supermarket, Natys restaurants dan outlet Coco Roti di kawasan Siligita, Minggu (27/10/2019).
    Lebih Lanjut, ia mengatakan optimisme terhadap pasar ritel di Bali ini dinilai memang berbeda dengan daerah lainnya. Selain geliat pasar, kata dia, tentu juga dibarengi strategi yakni dengan lokasi strategis, berinovasi agar sesuai dengan kebutuhan pasar seperti mengarah ke lifestyle termasuk pemilihan barang yang sesuai.
    "Kami melihat segmen konsumen di Siligita ini middle up jadi sesuai dengan target pasar, baik dari kalangan turis di hotel-hotel dan masyarakat lokal, jadi juga produknya menyesuaikan (mixed) antara lokal dan internasional," jelasnya sembari menambahkan dalam outlet di Siligita ini juga menawarkan Cocopay sebagai platform pembayaran resmi milik Coco Group bagi konsumen setia dan 2.000 lebih karyawannya.
    Dalam waktu dekat Coco Group juga akan menargetkan penambahan outlet baru di jalan Sunset Road dan Area Tanah Lot. Untuk melakukan ekspansi pasar, Coco Group juga akan melakukan 'Kick Off' di pasar bursa saham pada 30 Oktober 2019 mendatang.      

    Penulis : I Komang Robby Patria

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Pasar Ritel Bali Coco Group



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV