News

Nyaris 25.000 Peserta BPJS Kesehatan Nunggak Bayar Iuran di Karangasem

Jumat, 01 November 2019 | 11:55 WITA

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, KARANGASEM.
Hingga awal Oktober 2019 lalu, BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 24.860 peserta mandiri BPJS kesehatan di Kabupaten Karangasem nunggak bayar premi.

Pilihan Redaksi

  • Napi Narkotika Lapas Karangasem Tewas Gantung Diri
  • Tinjau Jembatan Putus Jalur Asak-Subagan, Dewan Karangasem: Ada yang Tidak Beres Konstruksinya
  • BPJS Sebut Naiknya Iuran BPJS Mandiri Setara Bayar Tiket Parkir Mall Per Hari
  • Jumlah tersebut diantaranya berasal dari kelas yang berbeda dimana untuk BPJS kelas satu jumlah penunggak sebanyak 3.262 peserta. Kelas dua sebanyak 4.919 peserta dan kelas tiga sebanyak 16.679 peserta.
    Dari angka tersebut, jumlah peserta yang nunggak bayar premi per kelasnya jika dihitung berdasarkan pembayaran yaitu, untuk kelas satu sebesar Rp.3.706.955.000, kelas dua sebesar Rp.2.834.495.950 dan Kelas tiga sebesar Rp.4.471.569.750.
    Sehingga jika diakumulasikan total sebanyak Rp.11.013.020.700. 
    Menurut Kepala BPJS cabang Klungkung, dr. Endang Triana Simanjuntak dikonfirmasi beberapa waktu lalu, tunggakan iuran ini secara langsung memang tidak berpengaruh terhadap pembayaran klaim di RS karena "revenue collection"-nya memang langsung dilakukan di kantor pusat.
    Hanya saja secara tidak langsung tentu saja berdampak terhadap pendapatan BPJS kesehatan dalam artian menyumbang kekurangan dana akibat "missmatch" besaran iuran BPJS Kesehatan yang belum sesuai dengan hitungan aktuaria.
    "Ya dampaknya secara tidak langsung mempengaruhi pendapatan dana BPJS Kesehatan," ujarnya.

    Penulis : Kontributor Karangasem

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : BPJK Kesehatan Karangasem Nunggak Premi



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV