News

Dubes Australia Kunjungi Lombok Utara, Tinjau Program Rintisan KKG

Kamis, 14 November 2019 | 09:05 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, NTB.
Perwakilan Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Kirsten Bishop mengunjungin SDN 2 Malaka Kecamatan Pemenang Lombok Utara (KLU), Selasa (12/11). 

Pilihan Redaksi

  • Sukses di KLU, Teknologi Irigasi Tetes Direplikasi di Lahan Kering Lombok
  • Sandar di Pelabuhan Gili Mas Lombok, 2.031 Wisman Kapal Pesiar Disambut Gamelan
  • Pelabuhan Gili Mas Lombok, Perdana Disandari Kapal Pesiar Kapasitas 1.988 Penumpang
  • SDN 2 Malaka adalah salah satu sekolah dampingan program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (Inovasi), dan merupakan sekolah terdampak gempa yang melanda Lombok tahun 2018 lalu. 
    Pertemuan Perwakikan Kedubes Amerika yang dilaksanakan dengan para guru dan pemangku kepentingan, untuk mendengarkan secara langsung pengalaman mereka sebagai peserta program literasi yang diimplementasikan Inovasi. 
    Dan mempelajari berbagai dukungan yang telah diterima selama proses pemulihan dampak gempa. Sebanyak 21 sekolah dampingan Inovasi terkena dampak gempa, dan 16 diantaranya harus dibangun kembali.
    "Pasca gempa di Lombok Utara, Inovasi memainkan peranan penting dalam mendukung siswa kembali mengikuti proses belajar. Termasuk dengan membangun sekolah bambu," kata Kirsten Bishop. 
    Direktur Program Inovasi, Mark Heyward menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari pemangku kepentingan di Lombok Utara. Sejak tahun 2017, Inovasi di Lombok Utara telah berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar. 
    "Kami berterima kasih untuk kerjasama dan dukungan terus menerus dari pemerintah di Kabupaten Lombok Utara," ucap Mark, yang fasih berbahasa Indonesia ini. 
    Lanjut Mark, khususnya setelah gempa Lombok, berakibat pada terganggunya proses belajar mengajar.  SDN 2 Malaka adalah sekolah mitra Inovasi, yang mengikuti program rintisan peningkatan kualitas literasi kelas awal. 
    Para guru telah mengikuti pelatihan melalui wadah Kelompok Kerja Guru (KKG), dengan unit-unit modul pelatihan. Difasilitasi oleh fasilitator lokal (fasda), dan staf Inovasi. Modul ini telah mendukung guru, untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mengajar. Penilaian formatif (formative assessment), strategi pengelolaan kelas, dan strategi efektif untuk mengajarkan ketrampilan menulis dan membaca di kelas awal.

    Penulis : Ni Luh Sulastri

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Dubes Australia Lombok Utara Program Rintisan



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV