Hukrim

Petani di Abiansemal Diduga Bunuh Diri Tenggak Racun Potasium

Kamis, 31 Oktober 2019 | 19:45 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BADUNG.
Ketut Suparmana (50) ditemukan tak bernyawa di sebuah Bale Timbang Subak Sebali, Desa Panggil, Abiansemal Badung, Kamis (31/10/2019) pagi. Petani ini diduga tewas bunuh diri dengan meneguk racun sejenis potassium yang ditemukan di samping jenazah korban.   Di lokasi kejadian, aparat kepolisian Polres Badung memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban. Dari keterangan saksi, Wayan Jagra, pagi sekitar pukul 07.30 WITA dia melintas di TKP dan melihat ada laki-laki tidur di Bale Timbang Subak Sebali. 

Pilihan Redaksi

  • Diduga Bunuh Diri, Remaja Ditemukan Terkapar Bersimbah Darah
  • Hakim Vonis 10 Tahun Pria Asal Sumba yang Bunuh Teman Saat Melerai Keributan
  • Setiap 40 Detik di Seluruh Dunia Ada Orang Bunuh Diri
  • Penasaran, saksi yang bekerja sebagai petani ini melihat dari dekat dan pria tersebut sedang tidur dalam kondisi badan sudah terlentang, kaki menekuk dan sebelah kanan ditemukan 2 botol mineral. 
    “Saksi mencoba membangunkan namun tidak ada gerakan. Saksi menduga korban sudah meninggal, kemudian lapor polisi,” sebut Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Oka Bawa, Kamis (31/10/2019). 
    Sementara dari keterangan keluarga korban, malam sebelum meninggal, petani itu pamitan ke istrinya untuk menonton pertandingan bola voli tak jauh dari rumahnya. Namun usai nonton, malam itu korban tidak pulang ke rumahnya. 
    "Istri korban yakni Ni Wayan Seneng (46) mengaku jika suaminya tidak pulang setelah menonton pertandingan bola voli," ujar Iptu Oka. 
    Kabar duka datang pagi harinya sekitar pukul 07.30 WITA, setelah istrinya menerima informasi suaminya ditemukan tewas di Balai Timbang Subak Sebali, Desa Punggul. Saksi istri dan anaknya kemudian menuju TKP dan histeris melihat suaminya sudah tewas.
    “Istrinya ke TKP dan melihat suaminya sudah terbujur kaku di Bale Timbang,” ungkapnya. 
    Diterangkan Iptu Oka, di lokasi ditemukan 2 botol mineral dan 1 bungkus obat warna putih di duga portas. Sementara diduga kuat, I Ketut Suparmana bunuh diri diduga lantaran depresi penyakit diabetes yang tak kunjung sembuh sejak beberapa tahun lalu.  "Korban menderita penyakit sejak lama. Untuk penyebab kematiannya, kami masih menunggu keterangan dari tim medis," bebernya Iptu Oka. 
    Sementara itu, jenazah korban sudah dibawa ke RSUP Mangusada Kapal Mengwi. Barang bukti dua botol air mineral, dan plastik berisi kristal putih yang diduga racun sejenis potassium turut diamankan.  

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Petani Abiansemal Bunuh Diri Tenggak Potasium



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV