Hukrim

Ajak Siswi "Seks Bertiga", Dua Oknum Honorer Diamankan

Kamis, 07 November 2019 | 21:20 WITA

made blotong suarta

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, BULELENG.
Dua oknum honorer, masing-masing pegawai honorer Pemkab Buleleng dan guru honorer di salah satu sekolah kejuruan negeri di Singaraja, Buleleng, diamankan Sat Reskrim Polres Buleleng. Keduanya terlibat kasus persetubuhan menyimpang dengan melibatkan anak dibawah umur yang merupakan anak didik pelaku.

Pilihan Redaksi

Peristiwa penyimpangan seks yang dilakukan kedua pelaku, yang diduga memiliki hubungan perselingkuhan itu, terjadi pada akhir bulan Oktober lalu, namun baru dilaporkan Rabu siang ke Mapolres Buleleng. Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap AA PW (36) seorang pegawai Honorer di Pemkab Buleleng bersama pacarnya Ni Made SND yang merupakan guru honorer Bahasa Bali di Sekolah Kejuruan yang berlokasi di Jalan Pramuka Singaraja.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto didampingi Kasubag Humas Iptu Gede Sumarjaya, Kamis siang di Mapolres Buleleng memaparkan, pengungkapan terhadap perilaku penyimpangan seks di salah satu tempat kost yang ada di Jalan Sahadewa Singaraja dilakukan setelah menerima laporan orang tua korban, berinisial V (16) salah satu siswi di tempat salah satu pelaku mengajar.
"Kedua pelaku meruapakan pasangan kekasih atau pacar. Pelaku pria menginginkan persetubuhan bertiga. Pelaku pria membujuk pelaku wanita untuk mencarikan salah satu siswi. Korban awalnya tidak mau, akhirnya dengan bujuk rayu korban mau menemani ke kos,"ujar AKP Vicky. 
AA PW yang disebut-sebut sebagai honorer di BKPSDM Pemkab Buleleng mengakui perbuatan yang dilakukannya itu akibat menonton video porno online sehingga mengutarakan maksudnya terhadap kekasih gelapnya tersebut.
SND yang merupakan guru korban menceritakan awal mula saat mengajak korban yang merupakan anak didiknya ke kost pacarnya itu. Bahkan diakui dirinya bersama selingkuhannya melakukan adegan layak sensor di depan siswinya dan kemudian meminta anak didiknya untuk ikut serta berhubungan seksual bertiga di dalam kamar kos.
Dalam penanganan kasus tersebut, ibu dua orang anak bersama selingkuhannya diamankan di Mapolres Buleleng dan masih dilakukan penyidikan secara intensif. Bahkan SND disangkakan telah melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak didik atau tenaga kependidikan, sesuai pasal 81 (1) Junto pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Sedangkan untuk pelaku AA PW dijerat dengan pasal 81 ayat (1), (2) UU Nomor 35 tahun 2014 atas dugaan melakukan tindak pidana Persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Penulis : Kontributor Buleleng

Editor : Putra Setiawan


TAGS : Pencabulan Buleleng Guru



News Lainnya :


Berita Lainnya

Trending News

Berita Bali TV