Informasi

Putri Koster Ajak Masyarakat Konsumsi Makanan Rumahan

Jumat, 08 November 2019 | 22:00 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Masakan rumahan sudah tidak diragukan lagi memiliki kandungan gizi yang berdampak baik untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan makanan rumahan itu dikelola dengan baik dan bersih, serta jika diolah dengan bahan yang alami dan sederhana akan menghasilkan masakan yang sehat bagi keluarga.

Pilihan Redaksi

  • Ketua TP PKK Bali Minta Masyarakat Perantauan Desa Jati Bali Tidak Mengkristalkan Diri
  • Ketua TP PKK Denpasar Ajak Masyarakat Berantas Polio
  • Giri Prasta Resmikan 207 Bank Sampah Mandiri PKK Kecamatan Mengwi
  • Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny Putri Koster saat menjadi narasumber dialog interaktif bertajuk ‘Masakan Rumahan yang Sehat untuk Keluarga’ di Radio Phoenix Denpasar, Jumat (8/11).
    "Ini memang pada dasarnya adalah tugas ibu-ibu dulu memulai membiasakan memasak makanan rumahan untuk keluarganya, dan itu bisa dilanjutkan oleh anak muda untuk selalu sadar akan pentingnya gizi yang baik bagi tubuh kita," ujar pendamping orang nomor satu di Bali ini dalam acara yang dipandu langsung oleh penyiar Dody Yosandra atau akrab disapa Doy.
    Ia melanjutkan, di zaman yang serba instan seperti sekarang ini, sebuah tantangan terberat untuk ibu-ibu membiasakan lidah anak-anak dengan sayuran. 
    "Sekarang memang yang paling bisa memanjakan lidah anak kita seperti 'junk food', 'chicken wing' dengan keju dan pedas-pedas itu, apalagi ditambah tinggal pencet di aplikasi makanan sudah datang. Jadi tolong jangan biasakan itu," tambahnya.
    Ia juga menekankan pentingnya menyediakan makanan yang sehat untuk keluarga yang sudah memenuhi standar B2SA atau Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman. 
    "Beragam maksudnya ada bermacam kandungan seperti karbohidrat, protein hewani dan nabati, vitamin serta mineral, bergizi harus memenuhi gizi keluarga, seimbang dimaksud sesuai dengan kebutuhan serta aman dikonsumsi oleh keluarga tanpa menggunakan bahan zat pengawet," jelasnya.
    Menurutnya, jika makanan yang dimasak di rumah, setidaknya bisa diketahui kandungan dalam makanan tersebut. 
    "Ibu bisa kontrol kualitas bahan makanan serta menjauhi penggunaan bahan penyedap dan pengawet yang berbahaya untuk tubuh," jelasnya seraya menyatakan meski sudah disibuki dengan urusan kedinasan sebagai istri Gubernur Bali, namun Ny Putri Koster tetap masih turun ke dapur sekadar mengontrol makanan untuk keluarganya.
    Apalagi, dia menambahkan, jika bahan pangan yang digunakan bisa diambil dari pekarangan rumah sendiri, gizi masakan tersebut lebih terjamin. 
    "Kita di PKK mempunyai program HATINYA PKK atau Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman. Jadi kami mengajak para Ibu untuk memangaatkan pekarangan rumah dengan menanami kebutuhan pokok seperi sayuran dan bumbu dapur," ujarnya.
    Ia menambahkan, ke depan jika ingin memasak dengan porsi kecil tidak usah lari ke warung membeli, cukup memetik di halaman saja. 
    "Tujuan dari program ini juga untuk menciptakan rumah yang indah dan nyaman, atau istilahnya Home Sweet Home untuk keluarga juga," tambahnya.
    Untuk menjalankan program tersebut, ia mengaku sudah turun ke kabupaten/kota dengan memberikan bantuan berupa bibit tanaman sayur dan bumbu, pupuk serta alat bertanam. 
    "Kami hanya punya dukungan moral dan dana, sementara wilayah adalah milik TP PKK desa, jadi kaki bantu berupa bibit, pupuk dan alat, nanti tugas Ketua TP PKK Desa yang menyebarkan kegiatan tersebut sehingga ke depan pekarangan rumah masyarakat Bali menjadi hijau royo-royo dengan tanaman dapur," jelasnya.

    Penulis : Humas Provinsi Bali

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Putri Koster Makanan Rumahan TP PKK Bali



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV