Peras Pelaku Narkoba Rp25 Juta, Oknum Yayasan Rehabilitasi Ditahan - Beritabali.com

HOME / NEWS / HUKRIM

Peras Pelaku Narkoba Rp25 Juta, Oknum Yayasan Rehabilitasi Ditahan

Jumat, 03 Januari 2020 | 19:50 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Yayasan Bali Samsara sebagai tempat rehabilitasi narkoba kini jadi sorotan. Betapa tidak, salah seorang anggota yayasan bernama I GD A alias Koler (32) dilaporkan ke Polisi dalam kasus pemerasan terhadap seorang pelaku narkoba berinisial Kadek Su (22).

Pilihan Redaksi

  • Tahun 2020, Kapolda Bali: Bali Tetap Tidak Ada Preman dan Narkoba
  • Ibu Rumah Tangga di Badung Banyak yang Menjadi Pecandu Narkoba
  • 6 Wisatawan Asing Selundupkan Narkoba dari Selipkan di Paspor Hingga Dinding Koper
  • Kadek Su yang ditangkap warga setelah mengambil tempelan sabu di Perumahan Dukuh Sari Pemogan, Denpasar Selatan, diancam akan dilaporkan ke BNNP Bali apabila tidak membayar Rp 25 juta.
    Sumber informasi menyebutkan, Kadek Su awalnya ditangkap warga, pada Rabu (1/1) sekitar pukul 01.00 WITA setelah dicurigai mengambil tempelan narkoba di Perumahan Dukuh Sari Pemogan, Denpasar Selatan. Ia kemudian diserahkan ke petugas Linmas dan sejurus kemudian digiring ke Yayasan Bali Samsara yang berkantor di Jalan Raya Pemogan, Denpasar Selatan.
    Diketahui, Yayasan Bali Samsara adalah tempat rehabilitasi narkoba non pemerintahan yang bekerjasama dengan BNN Provinsi Bali. Namun saat itu yayasan tutup, jadi Kadek Su dipulangkan dengan catatan sepeda motor berikut STNK dan KTP miliknya ditahan oleh petugas Linmas setempat.
    Selanjutnya, Kadek Su ditemani kakaknya mendatangi Yayasan pada Kamis (2/1) sekitar pukul  10.30 wita. Pria yang kos di Jalan Akasia, Denpasar Timur itu bertemu dengan anggota yayasan, I GD A alias Koler.
    Disinilah terjadi aksi pemerasan tersebut. Pelaku Koler meminta uang Rp. 25 juta dan menyuruh Kadek Su menandatangani rujukan surat rehab. Parahnya, pelaku tidak mengizinkan korban mengambil motor maupun keluar yayasan sebelum menyerahkan uang Rp 25 juta.
    Pelaku Koler yang pernah tersangkut kasus narkoba dan menjadi konselor rehabilitasi narkoba di yayasan tersebut juga mengancam korban apabila tidak menyerahkan uang akan membawa kasusnya ke BNNP Bali.
    Takut di penjara dan merasa tertekan, kakak korban yang ikut ke yayasan akhirnya menyanggupi. Melihat ada unsur pemerasan, kasus tersebut akhirnya dilaporkan ke BNN Denpasar. Menerima laporan, petugas BNN  Denpasar berkoordinasi dengan buser Polsek Denpasar Selatan.
    Kemudian, sekitar pukul 21.00 WITA, kakak korban mendatangi yayasan dan menyerahkan uang tapi hanya sanggup Rp 10 juta. Hanya saja, pelaku tetap menyuruh menandatangani surat rehab. Karena merasa diperas, saksi menghubungi petugas BNN Denpasar dan kemudian menangkap pelaku Koler.    

    Penulis : Surya Kelana

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Oknum Yayasan Rehabilitasi Peras Pelaku Narkoba Pemogan Denpasar Yayasan Bali Rehabilitasi Narkoba BNN Denpasar


    The Best Cargo Company in Bali | Air and Sea Shipping in Bali

    We are Your Experienced and Reliable Freight Forwarding Partner in Bali. Bali Cargo, Bali Freight Forwarder, Bali Shipping. Worldwide Cargo Logistics and Freight Forwarder in Bali, Air Freight Services, Sea Freight Services. Contact us Today 0811388874



    News Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending News

    Berita Bali TV