Industri Pariwisata Bali Diperkirakan Turun Hingga 4 Bulan Kedepan - Beritabali.com

HOME / NEWS

Industri Pariwisata Bali Diperkirakan Turun Hingga 4 Bulan Kedepan

Jumat, 14 Februari 2020 | 15:20 WITA

beritabali.com/file

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memprediksi industri pariwisata Bali akan menurun hingga empat bulan kedepan sebagai dampak wabah virus Corona di China. Kondisi saat indsutri pariwisata Bali menurun, menurutnya, bisa digunakan untuk membangun atau membenahi infrastruktur penunjang pariwisata yang dianggap masih tertinggal.

Hal ini disampaikan Erick Thohir saat meninjau pembangunan infrastruktur di area palabuhan Benoa Denpasar hari Jumat (14/2/2020).

"Dampak virus corona akan membuat industri pariwisata di Bali menurun. Kondisi ini akan berlangsung tiga hingga empat bulan kedepan,"ujarnya.

Selama kondisi pariwisata yang lesu ini terjadi, Erick Thohir meminta agar digunakan untuk memperbaiki infrastruktur penunjang pariwisata Bali yang dinilai masih tertinggal.

"Bali merupakan jantung (kunjungan) turis di Indonesia. Namun sayang infrastrukturnya masih tertinggal. Ini kesempatan membangun karena pasti tiga hingga empat bulan ke depan industri pariwisata Bali akan menurun, dari pada kita diam-diam saja, justru kita harus mempercepat pembangunan infrastruktur di Bali," ujar erick.

Dampak virus corona telah membuat kunjungan wisatawan asing ke Bali turun hingga 27 persen. Terkait virus corona, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (menparekraf) Wishnutama memperkirakan wabah virus corona berpotensi merugikan sektor pariwisata Indonesia hingga Rp 54,6 triliun.

Penulis : Tim Liputan

Editor : Putra Setiawan


TAGS : Corona Bali China


Komodo Liveaboard And Phinisi Cruise Sailing | Bali Phinisi Yacht

Liveaboard Indonesia, Luxury Sailing Yacht Charter, Luxury Pearl Through The Archipelago. Behike Yacht Private Cruises offer incredible journeys through some of the most extraordinarily beautiful and exotic destinations. Contact us Today 081337567123



News Lainnya :


Berita Lainnya